Penjualan Mobil Domestik Melonjak 33%, Astra Melesat 37%, Ini Merek-Merek Unggulannya!
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pasar otomotif nasional melanjutkan tren positif. Penjualan mobil di pasar domestik pada Juni 2026 mencapai 77.555 unit, meningkat 12% dibandingkan Mei 2026 (month to month/mtm) dan melonjak 33% dibandingkan Juni 2025 (year on year/yoy). Sejalan dengan itu, PT Astra International Tbk (ASII) membukukan penjualan 40.235 unit, naik 3,8% (mtm) dan melesat 37% (yoy).
Meski penjualannya meningkat, pangsa pasar Astra turun secara bulanan (mtm) dari 56% menjadi 52%, sedangkan secara tahunan (yoy) meningkat dari 50%. Khusus untuk mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC), Astra menguasai 85% pangsa pasar, naik dari 83% (mtm) dan 73% (yoy).
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dan Astra yang diperoleh investortrust.id, Jumat (10/7/2026), menyebutkan, penurunan pangsa pasar Astra (mtm) terjadi karena pertumbuhan penjualan merek-merek non-Astra berlangsung lebih cepat dibandingkan kenaikan penjualan Astra pada bulan yang sama.
“Secara keseluruhan, penjualan merek-merek non-Astra mencapai 37.320 unit pada Juni 2026, meningkat 22,6% (mtm) dan naik 28,7% (yoy),” demikian data Gaikindo.
Baca Juga
OJK Sebut Kenaikan Penjualan Mobil Turut Dongkrak Pembiayaan Kendaraan di Multifinance
Data Gaikindo juga mengungkapkan, di jajaran merek Astra, Toyota dan Lexus tetap menjadi kontributor terbesar dengan penjualan 22.960 unit pada Juni 2026. Meski turun 8,1% dibandingkan Mei 2026 (mtm) yang mencapai 24.983 unit, penjualannya masih tumbuh 27,3% dibandingkan Juni 2025 (yoy). (Lihat tabel)
Daihatsu menorehkan pertumbuhan paling impresif di antara merek utama Astra. Penjualannya naik menjadi 14.125 unit, meningkat 26,8% (mtm) dan melejit 50,9% (yoy). Kinerja Isuzu juga menguat dengan penjualan 3.070 unit, naik 19,5% (mtm) dan meroket 68,2% (yoy). Sebaliknya, UD Trucks membukukan penjualan 80 unit, naik 6,7% (mtm), namun anjlok 45,2% (yoy).
Berdasarkan data Gaikindo, di kelompok non-Astra, Mitsubishi dan Fuso kembali menjadi merek dengan penjualan tertinggi, mencapai 8.219 unit, melambung 25,7% (mtm) dan naik 12,5% (yoy). Suzuki berada di posisi berikutnya dengan penjualan 6.057 unit, relatif stabil dibandingkan dengan penurunan tipis 0,8% (mtm), namun masih tumbuh 22,6% (yoy).
Sementara itu, segmen kendaraan listrik masih dipimpin BYD dan Denza dengan penjualan 5.728 unit pada Juni 2026, meroket lebih dar lima kali lipat atau sekitar 418% (mtm) yang hanya 1.105 unit, serta melesat 48,9% (yoy).
Baca Juga
Penjualan Mobil Naik 55%, Gaikindo: GIIAS 2026 Jadi Momentum Industri Otomotif
Mobil konvensional masih mendominasi pasar otomotif nasional. Dari total penjualan domestik 77.555 unit pada Juni 2026, penjualan BYD dan Denza sebagai merek yang seluruh produknya merupakan kendaraan listrik mencapai 5.728 unit atau sekitar 7,4% dari total pasar (di luar produsen dan merek lain yang tidak dirinci Gaikindo).
Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika optimistis tren penjualan mobil di dalam negeri akan terus naik. Apalagi bulan ini bakal digelar Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. “GIIAS 2026 akan menjadi momentum untuk memperkuat pertumbuhan industri otomotif nasional, sekaligus mendorong investasi baru di dalam negeri,” ujar Putu Juli Ardika yang juga Ketua Penyelenggara Pameran GIIAS 2026.
GIIAS 2026 akan berlangsung 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten dan menjadi penyelenggaraan ke-33 bagi Gaikindo. Perhetalan ini akan menghadirkan lebih dari 60 merek kendaraan bermotor dari segmen penumpang, kendaraan komersial, karoseri hingga sepeda motor dipastikan ikut berpartisipasi. Ratusan industri pendukung juga akan memperkenalkan inovasi dan teknologi terbaru mereka.
