MRT Jakarta Tembus Mangga Besar, Terowongan Utara Fase 2A Rampung.
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT MRT Jakarta (Perseroda) menyelesaikan pembangunan terowongan jalur arah utara yang menghubungkan Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta hingga Stasiun Kota. Penyelesaian tersebut ditandai dengan momen breakthrough saat mesin bor terowongan 1 mencapai titik akhir penggalian dan menembus sisi selatan Stasiun Mangga Besar.
Dengan pencapaian tersebut, terowongan arah utara sepanjang sekitar 5,8 kilometer (km) kini telah menghubungkan fase 1 dan fase 2A lintas utara-selatan MRT Jakarta.
Baca Juga
MRT Jakarta Tutup Sejumlah Akses Stasiun Dukuh Atas dan Bundaran HI Buntut Demo
Direktur Konstruksi MRT Jakarta, Weni Maulina menyatakan, penyelesaian penggalian terowongan jalur arah utara menjadi tonggak penting dalam pembangunan Fase 2A MRT Jakarta.
"Pencapaian ini merupakan hasil dari perencanaan yang matang, koordinasi yang baik, serta kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Fase 2A MRT Jakarta. Proses penggalian terowongan jalur arah utara dapat diselesaikan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Keberhasilan ini menjadi langkah penting menuju penyelesaian tahapan konstruksi berikutnya sehingga proyek dapat terus berjalan sesuai jadwal," kata Weni dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (10/7/2026).
Pembangunan terowongan dilakukan menggunakan tiga mesin bor yang terbagi dalam paket kontrak CP201 untuk lintas Bundaran HI Bank Jakarta-Harmoni, CP202 Harmoni-Mangga Besar, dan CP203 Mangga Besar-Kota.
Pada titik breakthrough di sisi selatan Stasiun Mangga Besar, terowongan berada pada kedalaman hingga 28 meter di bawah permukaan tanah. Kedalaman tersebut menjadikannya sebagai terowongan kereta bawah tanah terdalam di Indonesia bersama terowongan di Stasiun Sawah Besar.
Baca Juga
Bakal Rampung 2028, Proyek Pedestrian Deck Dukuh Atas Sepenuhnya Didanai MRT Jakarta
Saat ini, tim konstruksi MRT Jakarta bersama kontraktor tengah menyelesaikan pembangunan terowongan jalur arah selatan dari Stasiun Kota menuju Bundaran HI. Seluruh pembangunan terowongan Fase 2A lintas utara-selatan ditargetkan rampung pada kuartal IV 2026.
Hingga 25 Juni 2026, progres pembangunan fase 2A telah mencapai 61,8%. MRT Jakarta menargetkan segmen 1 Bundaran HI-Monas mulai beroperasi pada akhir 2027, sedangkan segmen 2 Monas-Kota ditargetkan beroperasi pada akhir 2029.
