Hyundai Siap Pamerkan Ioniq 3 di GIIAS 2026, Optimistis Perkuat 'Lineup' EV
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) akan memperkenalkan Hyundai Ioniq 3 di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kehadiran model baru ini menjadi bagian dari strategi Hyundai memperkuat lini mobil listrik mereka di Indonesia.
Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto mengatakan, Ioniq 3 akan debut di Indonesia pada GIIAS 2026. Pameran otomotif itu berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, pada 30 Juli-9 Agustus 2026.
"(Ioniq 3) memang Hyundai menginginkan Ioniq series lebih kuat di Indonesia. Ioniq 5, Ioniq 6, dan Ioniq 3 ini sangat viral ya," ujar Fransiscus di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Selain Ioniq 3, ia menyebut bahwa Hyundai juga akan membawa 14 varian kendaraan ke GIIAS 2026. Model yang dipamerkan mencakup SUV, MPV, hybrid, mobil listrik, hingga prototipe EV tujuh penumpang terbaru.
"Ada di kelas SUV, EV, MPV, Hybrid, sampai EV prototype tujuh penumpang terbaru dari Hyundai," katanya.
Namun demikian, Frans sapaannya, belum mau mengungkap harga maupun spesifikasi resmi Ioniq 3 untuk pasar Indonesia. "Kami ingin menambah line up EV di Indonesia," jelasnya.
Secara global, Hyundai Ioniq 3 diposisikan sebagai hatchback listrik kompak berbasis platform Electric-Global Modular Platform (E-GMP). Mobil ini tersedia dalam pilihan baterai Standard Range dan Long Range dengan jarak tempuh hingga sekitar 496 kilometer berdasarkan standar WLTP.
Ioniq 3 juga mendukung pengisian cepat DC dari 10% hingga 80% dalam waktu sekitar 29 menit. Teknologi ini menjadi salah satu daya tarik utama di segmen mobil listrik kompak.
GIIAS 2026 sendiri akan diikuti lebih dari 60 merek otomotif dari kendaraan penumpang, kendaraan komersial, hingga sepeda motor. Pameran ini menjadi ajang penting bagi produsen global untuk meluncurkan model baru di pasar Indonesia.
Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, sebelumnya mengatakan GIIAS bukan hanya pameran kendaraan. Ajang ini juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat daya saing industri otomotif nasional.
