Kuota Bedah Rumah Jakarta Naik Ribuan Persen Jadi 10.000 Unit pada 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara) meningkatkan kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah di Provinsi Jakarta menjadi 10.000 unit pada 2026. Jumlah tersebut meningkat 6.229,11% (year on year/yoy) dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang sebanyak 158 unit.
"Tahun lalu kan cuma 158 (unit), sekarang 10.000 (unit), untuk kerjanya cukup banyak peningkatan. Ya dan kita bangga mereka bekerja dengan hati dan profesional," kata Ara seusai meninjau program BSPS di Matraman, Jakarta Timur, Jumat (19/6/2026).
Baca Juga
Sektor Perumahan Dinilai Jadi Pilar Strategis Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8%
Ia menambahkan, hingga 12 Juni 2026 jumlah rumah yang mulai dikerjakan melalui program BSPS di Jakarta telah mencapai lebih dari 5.659 unit. Sebaran pekerjaan tersebut meliputi Kepulauan Seribu sebanyak 300 unit, Jakarta Barat 1.350 unit, Jakarta Selatan 1.000 unit, Jakarta Utara 1.009 unit, Jakarta Pusat 1.000 unit, dan Jakarta Timur 1.000 unit.
Selain pembangunan rumah, Maruarar menyebut program BSPS turut melibatkan toko bangunan dan penyedia material lokal melalui mekanisme tender bagi toko rakyat.
"Jadi kita tadi sudah menyampaikan kepada teman-teman tender rakyat, ini uang rakyat, APBN, Presiden Prabowo sangat menegakkan anti-korupsi, transparan, dibuka kebutuhannya apa, warga tadi semuanya, pasirnya, semennya apa saja kebutuhannya dibuka. Kemudian diundang beberapa toko untuk bersaing, makanya tadi yang kalah juga bisa terima karena transparan," ucap dia.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Jakarta. Jakarta Barat menjadi wilayah dengan jumlah RTLH terbanyak yakni 262.000 unit.
Selanjutnya, kata Amalia, jumlah RTLH di Jakarta Timur tercatat 178.000 unit, Jakarta Utara 175.000 unit, Jakarta Selatan 142.000 unit, Jakarta Pusat 61.500 unit, dan Kepulauan Seribu sekitar 5.000 unit.
Baca Juga
Serapan Dana Bedah Rumah Baru 13,51%, Kementerian PKP Kejar Target November 2026
Pemerintah berupaya melakukan percepatan melalui program BSPS. Maruarar sebelumnya memastikan program tersebut mulai dijalankan secara serentak se-Indonesia pada akhir Maret 2026.
"Kami berjanji mulai Maret akhir kami siap untuk menjalankan langsung program BSPS, mulai Maret akhir," kata Maruarar dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR pada Februari lalu.
Ia menjelaskan, alokasi BSPS tahun ini meningkat menjadi 400.000 unit dengan total anggaran Rp 8,6 triliun. Peningkatan tersebut, kata dia, telah mendapatkan persetujuan Presiden dalam rapat kabinet. "Mulai Maret akhir sesuai janji kami, kita gaspol mulai Maret akhir. Jadi habis lebaran kita gas ya," tutur Ara.

