Selaras Citra (SCNP) Tetapkan Dividen Rp10 Miliar
Jakarta, Investortrust.id – PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) menetapkan dividen tahun buku 2025 senilai Rp 10 miliar. Demikian keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa perseroan di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Selasa, (10/6/2026).
Tahun lalu, SCNP mencatatkan peningkatan pendapatan dari Rp 225,22 miliar menjadi Rp 240,89 miliar. Laba bersih juga berhasil meningkat dari Rp 12,21 miliar menjadi Rp 15,65 miliar.
Direktur Utama Selaras Citra Nusantara Perkasa Djamarwie mengatakan bahwa pemegang saham telah merestui dividen senilai Rp 10 miliar atau setara dengan 1,08 per saham.
RUPST perseroan juga menyetujui rencana diversifikasi usaha ke bidang industri peralatan dapur dan logam serta industri alat kesehatan. Pada kesempatan yang sama perseroan juga menyetujui pengangkatan Direktur Keuangan yang baru Donny T Herwindo.
Pertumbuhan laba bersih SCNP di 2025 didongkrak oleh berbagai faktor. Emiten manufaktur peralatan elektronik rumah tangga dan alat-alat kesehatan ini membukukan laba bersih di 2025 senilai Rp15,65 miliar atau melonjak sebesar 28,17%ddari Rp12,21 miliar di 2024.
Adapun hingga April 2026, SCNP membukukan penerimaan Rp 99 miliar atau naik 44% dibanding periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp 68,9 miliar.
Direktur Keuangan SCNP Donny T Herwindo Y mengatakan, anjloknya kurs rupiah terhadap dolar AS menjadi pemicu utama kenaikan biaya produksi produk alat rumah tangga dari SCNP. "Kenaikan itu tidak dibebankan ke konsumen, tapi kami melakukan dengan berbagai langkah, seperti efisiensi dan sejumlah alternatif lainnya," kata Dony.
Sepanjang 2026, perusahaan melakukan sejumlah inisiatif seperti diversifikasi produk serta otomasi robotik untuk meningkatkan efisiensi. Manajemen SCNP secara proaktif merespons dinamika pasar dan tantangan seperti volatilitas valuta asing serta ketatnya persaingan produk impor. Perseroan mengambil langkah ekspansif yang berani dengan mendiversifikasi lini usaha masuk ke pasar produksi rice cooker fungsional seperti dilaporkan oleh Direktur Operasional SCNP, O Rajini Kanthan.
Selain itu salah satunya dalam upaya mengantisipasi pergerakan kurs rupiah, Djamarwie mengungkapkan bahwa penawaran harga kepada klien diajukan dalam jangka waktu dua minggu sebelum PO sehingga selisih nilai kurs dapat ditekan. Ia juga mengungkapkan bahwa penerapan SNI untuk produk-produk home appliances di Indonesia memberikan keuntungan tersendiri bagi PT SCNP.
