Tantang Starlink, PSN Andalkan Satelit Lokal dan Antena Buatan Dalam Negeri
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) menyiapkan strategi menghadapi persaingan layanan internet satelit global, termasuk dengan Starlink. Perusahaan memilih memperkuat layanan lokal dan pengembangan teknologi buatan Indonesia.
Direktur Utama PSN, Adi Rahman Adiwoso mengatakan, pihaknya mengembangkan antena lokal bernama Cerdiq sebagai alternatif layanan satelit asing. Produk tersebut dirancang untuk mendukung konektivitas nasional dengan biaya yang lebih kompetitif.
“Itu kita buat satelit antena Cerdiq ini, semuanya buatan lokal. Semua ini akan jatuh di Tanah Air, kapasitasnya kita jaga dengan baik dan tidak akan dihentikan service-nya walaupun ada masalah geopolitikal lainnya,” jelas Adi di Jakarta, Senin (11/5/2026).
Di sisi lain, PSN mengakui sejatinya persaingan harga dengan Starlink bukan hal mudah. Apalagi perusahaan milik Elon Musk itu memiliki dukungan finansial sangat besar dari pasar global.
Baca Juga
PSN Gelontorkan Investasi Lebih Rp 23 Triliun, Siapkan Satelit Baru hingga 2028
Meski demikian, PSN tetap optimistis bisa bersaing lewat kualitas layanan dan kemudahan perangkat. Antena Cerdiq disebut hanya berbobot sekitar 5-7 kilogram sehingga lebih mudah dipasang dan didistribusikan ke wilayah terpencil.
Sekadar informasi, saat ini Nusantara 5 memiliki kapasitas lebih dari 160 Gbps. Sekitar 140 Gbps dialokasikan untuk Indonesia, sementara sisanya digunakan untuk Malaysia dan Filipina.
PSN menargetkan layanan satelit nasional dapat menjadi alternatif utama bagi pemerintah, swasta, hingga lembaga strategis di Indonesia. Perusahaan juga terus memperkuat kapasitas jaringan untuk mendukung konektivitas digital nasional.

