Polytron Optimistis SE Mendagri Jadi 'Suntikan' Perkuat Industri Kendaraan Listrik
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Polytron menyambut positif Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait pembebasan pajak kendaraan listrik di daerah. Kebijakan ini dinilai akan menjadi suntikan untuk memperkuat daya tarik kendaraan listrik, sekaligus mempercepat adopsi di pasar domestik.
Sebelumnya instruksi Mendagri itu tertuang dalam SE 900.1.13.1/3764/SJ tentang Pemberian Insentif Fiskal berupa Pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.
Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo mengatakan, insentif ini menjadi katalis positif bagi industri kendaraan listrik nasional. Menurutnya, kebijakan ini akan semakin meningkatkan minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
"Komitmen utama kami terus berfokus untuk memastikan bahwa setiap harga yang dihadirkan berbanding lurus dengan kualitas produk yang unggul dan nilai tambah yang diterima oleh konsumen," ujar Tekno kepada investortrust.id, Selasa (28/4/2026).
Ia menegaskan, strategi perusahaan saat ini tetap berfokus pada efisiensi di seluruh rantai operasional. Optimalisasi ekosistem manufaktur lokal yang terintegrasi menjadi kunci menjaga harga tetap kompetitif.
Baca Juga
Mobil Listrik Polytron G3 dan G3+ Mulai Dilirik Pasar, Produksi Lokal Jadi Andalan
"Strategi utama kami berpusat pada efisiensi end-to-end di seluruh lini operasional dan rantai pasok. Dengan memaksimalkan ekosistem fasilitas manufaktur lokal kami yang terintegrasi, kami mampu menekan biaya tambahan yang tidak perlu, sehingga harga produk tetap sangat kompetitif di pasar," jelasnya.
Merespons hadirnya kebijakan baru tersebut, Polytron tetap optimistis terhadap prospek penjualan sepanjang 2026. Perseroan melihat permintaan kendaraan listrik, khususnya sepeda motor listrik, akan terus tumbuh solid.
Tekno mengungkapkan penjualan motor listrik Polytron saat ini tumbuh sekitar 50% secara tahunan. Jumlah pengguna pun telah mendekati 50.000 orang di seluruh Indonesia.
"Kami tetap optimis dengan produk yang kami hadirkan. Contohnya untuk motor listrik sendiri terus mengalami peningkatan sebesar 50% dari segi penjualan sehingga pengguna kami saat ini sudah hampir mencapai 50.000 pengguna," pungkasnya.

