Alasan Mendag Zulhas Bilang Tak Senang Jika Harga Bahan Pokok Murah
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas memberikan tanggapan terkait harga sejumlah bahan pokok yang melonjak jelang Idul Fitri 2024 beberapa hari lalu.
Zulhas menganggap kenaikan harga bahan pokok tersebut hal yang wajar, apalagi menjelang lebaran. Namun, ia juga tak menginginkan kalau harga turun terlalu jauh karena akan merugikan petani.
“Jadi kalau murah saya juga enggak senang banget sebetulnya. Cabai misalnya harganya sampai Rp 35.000 orang enggak nanam lagi, nanti jadi Rp 100.000 lagi dia,” ucapnya di saat ditemui di kediamannya, Jakarta Timur, Rabu (10/4/2024).
“Karena cabai kalau harganya Rp 25.000 yang mau nanam siapa? Modalnya nanam itu Rp 30.000. Kalau modalnya Rp 30.000 berarti modalnya paling kurang Rp 40.000 baru orang mau untung,” terang Zulhas.
Baca Juga
Mendag Zulhas Sudah Keluarkan Izin Impor 300.000 Ton Bawang Putih
Hal serupa pun terjadi pada komoditas lainnya, seperti tomat dan juga daging ayam. Ia menilai hal tersebut wajar terjadi, dan menurutnya harga bahan pokok akan turun seiring dengan stok yang melimpah.
“Tapi saya kira itu sementara saja. Kalau sudah nanam lagi murah lagi,” tambahnya.
Seperti diketahui sebelumnya, berdasarkan data panel harga yang dihimpun dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Selasa (9/4/2024) Harga cabai merah keriting melonjak sebanyak 4,03% atau menjadi Rp 57.770 per kilogram.
Kemudian, harga cabai rawit merah naik 5,16%, sehingga saat ini dapat dibeli sebesar Rp 58.300 per kilogram. Serta, harga daging ayam ras juga melonjak menjadi Rp 40.300 per kilogram atau naik sekitar 2,54%.
Baca Juga
Mendag Zulhas Sebut Harga Bapok Cenderung Turun, Tapi Waspadai Lonjakan Permintaan

