Kahadiran Seskab Teddy di Bazar Rakyat Monas Diapresiasi Publik
JAKARTA, investortrust.id - Kehadiran Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam bazar dan hiburan rakyat di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (28/3/2026) lalu mendapat apresiasi publik.
Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago menilai kehadiran Seskab Teddy merupakan langkah tepat dalam menjawab kebutuhan publik akan informasi mengenai kebijakan yang dilakukan pemerintah.
Baca Juga
Seskab Teddy Sebut Bazar Rakyat Prabowo Hidupkan Ekonomi UMKM dan Tebar Kebahagiaan Lebaran
“Saya kira langkah Seskab Teddy itu positif, karena masyarakat butuh penjelasan dari sesuatu yang dilakukan oleh pemerintah,” kata Arifki kepada wartawan dikutip Selasa (31/3/2026).
Menurutnya, peran strategis Teddy sebagai penghubung antara pemerintah pusat dan publik makin terlihat dengan kehadirannya di tengah masyarakat. Apalagi, dalam acara bazar rakyat tersebut, Teddy turut menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto.
Dikatakan, hal itu mencerminkan tingkat kepercayaan yang diberikan Prabowo kepada Teddy dalam menjalankan fungsi komunikasi publik.
“Maknanya adalah bahwa di bidang komunikasi ke masyarakat, Teddy juga dipercaya oleh Presiden Prabowo, peran itu menurut saya wajar,” jelasnya.
Baca Juga
Warga Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas, Kupon Belanja Ringankan Beban Pasca-Lebaran
Tak hanya dari sisi komunikasi, kehadiran Teddy juga dinilai berperan dalam memastikan kegiatan berjalan lancar dan nyaman bagi masyarakat.
"Kehadiran pejabat tinggi negara di lapangan menjadi simbol keseriusan pemerintah dalam memberikan pelayanan yang optimal," katanya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Trias Politika, Agung Baskoro mengatakan, bazar rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo dan dihadiri Seskab Teddy patut mendapat apresiasi.
"Secara institusional, inisiatif ini patut diapresiasi di tengah rakyat yang sebagian terdampak atas kenaikan sebagian harga sembako," kata Agung.
Dikatakan, acara tersebut menunjukkan kehadiran negara secara konkret dalam meringankan kesulitan masyarakat. Untuk itu, Agung berharap acara serupa dapat digelar secara rutin.
"Harapannya ini bisa berjalan secara rutin agar persepsi publik secara positif melekat, karena negara memahami mereka," katanya.

