Kapolri Tegaskan Pesan Presiden Prabowo: TNI-Polri Harus Kompak dan Bersinergi Jaga NKRI
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id -- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan arahan Presiden Prabowo yang berulang kali meminta TNI-Polri untuk tersebut tetap bersatu. Hal ini disampaikan Kapolri dalam acara Buka Puasa Bersama TNI Polri Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Sigit menekankan pentingnya soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri sebagai pilar utama penjaga kedaulatan bangsa.
"Bapak Presiden berkali-kali menyampaikan dalam pidatonya, TNI dan Polri harus selalu bersatu, kompak, dan bersinergi," kata Kapolri, Rabu (11/3/2026).
Sigit mengingatkan bahwa TNI dan Polri lahir dari kancah perjuangan yang sama dalam mempertahankan kemerdekaan. Oleh karena itu, mandat dari Presiden sebagai panglima tertinggi adalah memastikan TNI menjadi tentara rakyat dan Polri menjadi polisinya rakyat.
Sigit menuturkan, sejarah kelam penjajahan selama 350 tahun akibat politik devide et impera (adu domba) harus menjadi pelajaran berharga bagi generasi saat ini. Ia menegaskan bahwa keberagaman suku dan bangsa di Indonesia adalah kekuatan, namun juga memiliki celah untuk dipecah belah jika tidak dijaga dengan persatuan.
Baca Juga
Kapolri Perintahkan Jajaran Usut Tuntas Kasus Brimob Aniaya Pelajar hingga Tewas
"Pilihan kita hanya dua: kita bersatu dalam kebinekaan atau kita berhasil dihasut dan dipecah belah sehingga mengalami kemunduran. Menjaga NKRI adalah tugas kita bersama," tegasnya.
Kapolri memaparkan amanat Pasal 30 ayat 2 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menempatkan TNI dan Polri sebagai kekuatan utama dalam sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta. Meski memiliki tupoksi yang berbeda, kedua institusi merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
"Berbeda namun pada hakikatnya satu kesatuan yang saling melengkapi. Syarat utama pembangunan adalah stabilitas keamanan. Tanpa itu, kemakmuran sulit tercapai," ucap Sigit.
Menutup pernyataannya, Kapolri memberikan contoh nyata saat Indonesia menghadapi pandemi COVID-19. Berkat kekompakan TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat, Indonesia berhasil bangkit dari kontraksi ekonomi dan menjadi salah satu negara dengan pemulihan tercepat di antara anggota G20.
"Artinya, kalau kita semua solid dan seluruh elemen bangsa kompak, maka apa pun tantangan global yang kita hadapi ke depan, kita akan sanggup melewatinya," tuturnya.

