Menkeu: Tak Ada Perubahan Signifikan Anggaran Bansos yang Dikelola Kemensos
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan anggaran bantuan sosial (bansos) yang dikelola Kementerian Sosial (Kemensos) pada APBN 2024 tidak mengalami perubahan signifikan.
“Dalam APBN 2024 tidak terdapat perubahan signifikan pada anggaran bansos yang dikelola Kemensos,” kata Sri Mulyani saat menjadi saksi di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta, Jumat (5/5/2024).
Sri Mulyani mengatakan dalam APBN 2024 memang terdapat anggaran perlindungan sosial (perlinsos) yang diadakan dalam rangka pengendalian inflasi, stabilitas harga, dan penghapusan kemiskinan sesuai target prioritas nasional.
Sementara itu pagu anggaran bansos, tercatat senilai Rp 152,3 triliun. Anggaran itu naik sekitar 6,08% dari pagu anggaran bansos 2023 yang tercatat sebesar Rp 143,57 triliun.
Baca Juga
Di Sidang MK, Menko Airlangga Bantah Bansos untuk Pilpres 2024
Realisasi pencairan hingga Februari 2024 tercatat sebesar Rp 22,53 triliun atau naik 134,86% dari realisasi Februari 2023 yang senilai Rp 9,58 triliun.
Sri Mulyani menjelaskan, anggaran pencairan bansos terkesan mengalami kenaikan karena adanya penataan data penerima pada 2023 yang dilakukan Kemensos. Sehingga pencairan bansos sampai Februari 2024 kurang dari Rp 1 triliun.
Pencairan tertinggi pencairan bansos periode Januari-Februari, rata-rata memang di atas angka Rp 1 triliun. Bahkan pada tahun 2021, kata Sri Mulyani, angka pencairan bansos mencapai Rp 19,1 triliun, tertinggi dalam periode Januari-Februari tiap tahunnya.
“Dan di 2024 itu Rp 12,8 triliun. Kemudian menunjukkan seolah-olah ada lonjakan bansos Kemensos di 2024, padahal itu basisnya ada di 2023,” kata dia.

