Jokowi Groundbreaking Pembangunan RSUP IKN
PENAJAM PASER UTARA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (20/12/2023). RSUP menjadi rumah sakit keempat di IKN yang pembangunannya telah resmi dimulai.
"Sudah mulai dibangun tiga rumah sakit swasta, yang kami groundbreaking bulan yang lalu, dua bulan yang lalu, dan tiga bulan yang lalu; ada tiga," kata Jokowi dikutip dari Antara.
Baca Juga
Sebanyak 3.246 ASN Segera Pindah ke IKN, Pemerintah Godok Tunjangan
Jokowi menyebutkan tiga rumah sakit di IKN yang sudah diresmikan pembangunannya ialah RS Hermina, RS Abdi Waluyo dan RS Mayapada. Setelah groundbreaking RSUP yang dibangun oleh pemerintah, Jokowi menyebut terdapat tiga rumah sakit swasta lain di IKN yang mengantre untuk diresmikan pembangunannya.
"Saya enggak tahu di Ibu Kota Nusantara ini kok berbondong-bondong orang mendirikan rumah sakit," kata Jokowi.
Dengan banyaknya rumah sakit di IKN, Jokowi berharap tidak ada lagi masyarakat Indonesia yang pergi ke luar negeri untuk berobat. Ditekankan, pengobatan bisa dilakukan di dalam negeri, termasuk di IKN. RSUP di IKN akan berkonsentrasi untuk penyakit jantung dan stroke.
"Ini nanti mestinya, kalau sudah jadi semuanya, tidak ada lagi masyarakat kita yang pergi ke Malaysia, Singapura, Jepang, ke Amerika untuk kesehatannya. Kami harapkan semuanya nanti bisa dilakukan di Indonesia, di Ibu Kota Nusantara khususnya," harapnya.
Baca Juga
WSBP Sebut Suplai Readymix Gedung Utama Sekretariat Presiden IKN Capai 44,25%
Sebelumnya, Jokowi telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Mayapada Hospital Nusantara pada 31 Oktober 2023, RS Abdi Waluyo pada 22 September 2023, dan RS Hermina pada 1 November 2023.
Jokowi menargetkan pembangunan rumah sakit di IKN itu selesai pada pertengahan tahun 2024 supaya bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Sebelum HUT ke-79 RI, pada 17 Agustus 2024, empat rumah sakit di IKN ditargetkan rampung dibangun, yaitu sebuah rumah sakit vertikal dan tiga rumah sakit swasta. Pemerintah, melalui Kementerian Kesehatan, akan memenuhi tenaga-tenaga kesehatan untuk rumah-rumah sakit di IKN tersebut.

