Anies Minta Media Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih di Pemilu 2024
JAKARTA, investortrust.id - Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan meminta media untuk mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024. Media diminta tidak membuat masyarakat enggan menentukan berpartisipasi dalam pesta demokrasi.
"Saya berharap dari teman-teman media di dalam menyongsong pemilu ini membantu untuk pemilih Indonesia menjadi berminat untuk mengikuti pemilu, memiliki antusiasme untuk ikut menentukan pilihan, dan tidak muncul perasaan saya tidak mau ikut saja," kata Anies saat berdiskusi dengan pengurus PWI Pusat di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat (1/12/2023).
Baca Juga
Anies menyatakan, tidak menggunakan hak pilih di pemilu bukanlah pilihan karena tidak turut menentukan masa depan bangsa. Ditekankan, golongan putih (golput) atau gerakan untuk tidak menggunakan hak pilih tidak berpengaruh apa pun terhadap hasil pemilu.
"Golput itu tidak pernah dihitung angkanya. Jika pemilu diikuti 40% pemilih, 60% tidak ikut, ya dihitungnya dari 40%. Tidak bisa KPU mengatakan karena pemilunya di bawah 50% maka pemilu lagi, enggak. Jadi yang 60% itu mubazir dan terbuang percuma. Golput tidak menentukan kecuali kalau aturannya jika angka golput lebih tinggi dari partisipasi, maka, nah itu baru berpengaruh," kata Anies.
Baca Juga
Selain itu, Anies juga meminta media untuk mengajak masyarakat menjadi pemilih yang rasional. Salah satunya dengan membadingkan calon yang satu dengan yang lainnya, terutama memperbandingkan rekam jejak, rekam karya, dan rekam gagasan.
"Dan di situ kemudian, rekam jejak, rekam karya, rekam gagasan menjadi salah satu hal yang perlu didorong ke depan karena kami mempercayai prediktor terbaik masa depan adalah apa yang dikerjakan di masa lalu," katanya.

