Pulang dari Lawatan ke 4 Negara, Prabowo Langsung Gelar Rapat Maraton di Kertanegara
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto langsung tancap gas bekerja setibanya di Tanah Air seusai lawatan ke empat negara. Prabowo menggelar rapat maraton bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Hal itu diungkapkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Teddy menjelaskan, Prabowo tiba di Indonesia pada pagi hari setelah kunjungan ke Amerika Serikat (AS), Inggris, Yordania, dan Uni Emirat Arab (UEA). Pada sore hari, Prabowo langsung menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri.
"Hari ini, sore beliau akan melaksanakan rapat terbatas, menjelang berbuka puasa sekitar jam 16.00 WIB," kata Teddy.
Baca Juga
Prabowo Tiba di RI Seusai Lawatan ke AS hingga UEA, Disambut Gibran
Rapat itu berlangsung hingga waktu berbuka puasa. Seusai berbuka, Prabowo melanjutkan rapat bersama para menteri. Rapat-rapat itu digelar secara tertutup.
"Kemudian rapat terbatas sampai berbuka, nanti disambung lagi. Lokasinya di Kertanegara, namun tertutup," kata Teddy.
Diberitakan, Presiden Prabowo Subianto tiba di Indonesia seusai lawatan ke sejumlah negara, Jumat (27/2/2026). Prabowo diketahui kunjungan kerja ke AS, Inggris, Yordania, dan Uni Emirate Arab (UEA).
Berdasarkan tayangan Youtube Sekretariat Presiden, Pesawat Kepresidenan Garuda Indonesia-1 yang membawa Prabowo dan rombongan tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta sekitar pukul 09.00 WIB.
Di tengah guyuran hujan, ketibaan Prabowo disambut Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Selain itu, tampak juga Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hadir juga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Presiden Prabowo diketahui melakukan kunjungan kerja ke Washington DC, Amerika Serikat, Senin (16/2/2026) pekan lalu. Di Negeri Paman Sam, Prabowo menghadiri Prabowo menghadiri pertemuan dengan para pengusaha AS dan Indonesia dalam acara Business Summit di Gedung US Chamber of Commerce (USCC), Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026) waktu setempat. Dalam kesempatan itu, Prabowo menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara para pelaku bisnis Indonesia dan Amerika Serikat (AS) dengan nilai US$ 38,4 miliar atau sekitar Rp 650 triliun.
Baca Juga
Prabowo Bertemu MBZ, Seskab Teddy: UAE Siap Tingkatkan Investasi di Indonesia
Sehari kemudian, Prabowo menghadiri pertemuan perdana Board of Peace (BoP) di Washington DC. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia memperjuangkan terwujudnya perdamaian di Palestina.
Setelah itu, Prabowo langsung melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump. Kedua pemimpin membahas perjanjian perdagangan resiprokal. Kedua pemimpin kemudian m menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART).
Seusai dari AS, Prabowo menyaksikan penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia (BPI Danantara) dan Arm Limited di London, Inggris, Senin (23/2/2026). Selanjutnya, Prabowo terbang ke Amman, Kerajaan Yordania Hasyimiah untuk bertemu sahabatnya Raja Abdullah II ibn Al-Hussein.
Kedua pemimpin menggelar pertemuan di Istana Basman, Amman, Yordania, Rabu (25/2/2026). Pertemuan Prabowo dan Raja Abdullah II membahas penguatan koordinasi dan kerja sama strategis kedua negara, terutama dalam merespons dinamika situasi kemanusiaan di kawasan Timur Tengah, terutama di Palestina.
Kepala Negara kemudian melanjutkan lawatannya ke UEA dan tiba di Bandara Presidential Flight, Abu Dhabi, Rabu (25/2/2026). Prabowo bertemu Presiden Uni Emirat Arab (UEA) atau Persatuan Emirat Arab (PEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Qasr Al Bahr, Abu Dhabi, Kamis (26/2/2026).
Setelah buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Prabowo dan MBZ bersama delegasi menggelar pertemuan yang diperluas atau expanded meeting untuk membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan kerja sama energi, investasi, hingga kemitraan ekonomi masa depan. Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara dalam memperdalam kolaborasi yang saling menguntungkan dan berorientasi jangka panjang.

