Mendagri Sebut Masih Ada 74 Ribu Warga yang Masih Mengungsi di Sumatra
JAKARTA, investortrust.id - Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Wilayah Sumatra terus mempercepat pemulihan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga hari ini, Rabu (11/2/2025), sebanyak 74.369 jiwa tercatat masih mengungsi.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan bencana terjadi pada akhir November 2025, kini telah berjalan lebih dari dua bulan masa penanganan. Jumlah pengungsi pun terus menurun signifikan dibanding awal bencana.
“Total pengungsi per 10 Februari 2026 sebanyak 74.369 jiwa, sebelumnya sempat hampir 2 juta orang,” ujar Tito dalam rapat Satgas di Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Baca Juga
Kebutuhan Anggaran Pemulihan Pascabencana Sumatra Rp 73,98 Triliun, Begini Perinciannya
Secara rinci, sebanyak 69.111 jiwa berada di Aceh, 5.098 jiwa di Sumut, dan 160 jiwa di Sumbar. Sebagian besar warga disebut telah kembali ke rumah masing-masing seiring perbaikan akses dan fasilitas dasar.
Pemerintah mengerahkan personel dan peralatan besar-besaran sejak masa tanggap darurat. Tito menyebut total 119.109 personel TNI dan Polri telah diterjunkan di tiga provinsi terdampak. Selain itu, ratusan alat berat seperti eskavator, beko, dan dump truck dikerahkan untuk percepatan pemulihan.
“Alat berat yang terdata di Aceh 333 unit, Sumatera Utara 500 unit, dan Sumatera Barat 417 unit,” katanya. Seluruhnya difokuskan untuk membuka akses jalan, membersihkan material, dan memperbaiki infrastruktur.

