ASDP Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran Terjadi Hari Sabtu dan Minggu
JAKARTA, investortrust.id - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkirakan puncak arus balik Lebaran 2024 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, akan terjadi pada 13-14 April 2024.
"Diperkirakan (puncak arus balik) Sabtu, Ahad, tapi kami masih melihat," ujar Sekretaris PT ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin kepada Antara, di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu, (12/4/2024)
ASDP mencatat penumpang arus balik di Pelabuhan Bakauheni mulai melonjak pada 12 April, dengan total penumpang yang diseberangkan dalam waktu 12 jam ke Pelabuhan Merak sebanyak 41.756 orang.
Baca Juga
Simak! Tips Agar Aman dan Nyaman Berkendara Saat Puncak Arus Balik Lebaran
Jumlah penumpang tersebut mulai melonjak dibandingkan dengan penumpang yang diseberangkan sehari sebelumnya (24 jam) sebanyak 41.280 orang.
Selain penumpang, kendaraan roda dua yang diseberangkan sebanyak sebanyak 3.714 unit serta roda empat sebanyak 5.908 unit.
Shelvy memperkirakan kepadatan penumpang di Bakauheni akan terjadi pada 13-14 April 2024.
"Tapi kami mendengar katanya ada kemungkinan perpanjangan cuti bersama, kami masih menunggu untuk itu. Kalau ada perpanjangan cuti bersama mungkin arus penumpang bisa terbagi," ujarnya.
Baca Juga
Khawatir Israel Serang Iran, Harga Minyak Dunia Sentuh Level Tertinggi 2024
Dalam melayani arus balik penumpang dam kendaraan dari Sumatera ke Jawa melalui lintas Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Panjang ke Pelabuhan Ciwandan, ASDP menyediakan sebanyak 66 unit kapal.
Shelvy juga mengimbau warga pengguna jasa agar datang ke pelabuhan sesuai dengan waktu keberangkatan yang dijadwalkan dalam tiket kapal sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang maupun kendaraan di pelabuhan.
ASDP telah memberlakukan kebijakan penghapusan masa berlaku tiket untuk 24 jam pertama selama periode 11-21 April 2024 atau selama masa arus balik Lebaran.
Oleh sebab itu, kata dia, calon penumpang kapal tak perlu khawatir terhadap masa berlaku tiket sehingga tidak harus datang lebih awal ke pelabuhan yang bisa memicu kepadatan atau kemacetan kendaraan di pelabuhan.

