PDIP Gelar Bimtek Nasional untuk Ribuan Anggota DPRD pada Rakernas I
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PDI Perjuangan menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) bagi ribuan anggota DPRD tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dari seluruh Indonesia pada Minggu (11/1/2026) malam. Bimtek digelar di sela-sela perhelatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan,
Bimtek Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menyebutkan bahwa bimtek bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, profesionalitas, dan disiplin para legislator PDIP dalam mengawal kebijakan pro-rakyat, serta menyinergikan program pusat dengan daerah. Selain itu, para legislator juga dibekali materi strategis mengenai pengawasan anggaran dan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Baca Juga
"Bimtek ini merupakan bagian dari upaya partai untuk memastikan setiap anggota legislatif PDI Perjuangan memiliki pemahaman yang sama terhadap platform perjuangan partai, terutama dalam hal keberpihakan kepada rakyat kecil dan penanggulangan bencana di daerah masing-masing," kata Hasto dalam keterangannya.
Menurutnya kerja anggota legislatif PDIP menentukan wajah partai, sehingga perlu menunjukkan kerja kerakyatan. "Wajah legislatif menentukan wajah kita. Selama kita berpihak ke rakyat, kita akan selamat. Percayalah ketika kalau kita berjuang untuk rakyat, semua akan lancar," ujarnya.
Adapun, materi bimtek mencakup berbagai aspek, mulai manajemen risiko bencana sebagaimana yang tertuang dalam buku Spirit Kemanusiaan yang baru saja diluncurkan, hingga strategi pemenangan partai di tingkat akar rumput.
Baca Juga
Momen Puan dan Prananda Cium Pipi Megawati Jelang Berakhirnya Rakernas PDIP
Ia berharap keberadaan bimtek yang digelar bersamaan dengan Rakernas I PDIP ini dapat memperkuat konsolidasi organisasi secara menyeluruh, sehingga para legislator dapat langsung mengimplementasikan hasil rakernas di daerah asal mereka. Menurutnya penyelenggaraan kegiatan bimtek di Econvention Ancol Jakarta ini menjadi bukti soliditas PDIP dalam memanfaatkan momentum rakernas sebagai wadah peningkatan kualitas kader yang duduk di kursi legislatif.

