Hadiri Natal Nasional 2025, Hashim Djojohadikusumo: Selamat Natal dan Tahun Baru
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Perayaan Natal Nasional 2025 digelar secara hikmat di Tennis Indoor Senayan, Jakarta pada Senin (5/1/2026). Rangkaian acara ini dibuka dengan saat teduh, panggilan beribadah hingga doa pembukaan yang dilakukan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) KWI Adrianus Sunarko.
Perhelatan yang mengambil tema ‘Allah Hadir untuk Menyelematkan Keluarga’ ini dilanjutkan dengan berbagai macam lantunan puji-pujian dan penyembahan, serta juga penyembahan paduan suara yang dibawakan oleh paduan suara Universitas Parahyangan (Unpar).
Keteduhan ibadah ini semakin dirasakan ketika melakukan penyalaan lilin natal yang diiringi dengan lagu O Holy Night yang dinyanyikan oleh seluruh jemaat. Pada penyalaan lilin ini, turut terlihat di atas panggung beberapa perwakilan, salah satunya adalah Ketua Dewan Pengarah Perayaan Natal Nasional 2025 Hashim Djojohadikusumo.
Disela-sela penyalaan lilin natal tersebut, Hasyim sempat menyampaikan ucapan terima kasih untuk seluruh pihak hadir pada acara perayaan Natal Nasional 2025. Ia juga mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru.
Baca Juga
Menteri Ara Jelaskan Makna Sederhana dan Berdampak di Gelaran Natal Nasional 2025
“Terima kasih banyak atas hadirin bapak-bapak, ibu-ibu dan anak-anak untuk itu saya menghaturkan selamat Natal dan selamat tahun baru, Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita semua,” ucap Hashim di acara Natal Nasional 2025, Jakarta, Senin (5/12/2026).
Selain Hasyim, sejumlah perwakilan yang turut menyalakan lilin di atas panggung adalah Ketua Umum Panitia Maruarar Sirait, Sekretaris Umum Raymond Simamora, perwakilan tamu undangan James Riady, Ketua Umum PGI Pdt. Jacklyr Manuputty, hingga Sekien KWI Mgr Adrianus.
Kemudian, acara dilanjutkan dengan penyampaian khotbah yang disampaikan oleh Pdt. Dr. Jason Balompapueng yang juga selaku Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI). Khotbah dilontarkan sesuai dengan tema yang diambil dari kitab Matius 1:21-24.

