Indef: Bansos Dianggap Politis Karena...
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Eko Listiyanto mengatakan, penyaluran bantuan sosial (bansos) saat ini terlalu dini. Tak mengherankan jika kemudian muncul anggapan bahwa bansos dipolitisasi.
“Ada indikasi politisasi. Salah satu indikatornya, pencairan bansos pada 2024 lebih awal dengan alasan El Nino dan lain-lainnya,” kata Eko saat diskusi Mengurai Gagasan Capres pada Debat Kelima, yang digelar secara daring, Jumat (02/02/2024).
Eko mengungkapkan, pemerintah memiliki kewenangan mengatur pencairan bansos. Tetapi, percepatan pencairan itu menggambarkan isu yang lain, misalnya isu politik.
Baca Juga
Bansos Bisa Jaga Daya Beli Publik? Asosiasi Pengusaha Bilang Begini
“Data dari BPS, inflasi kita di awal Januari 2024 hanya 0,04%. Artinya di 2024 awal ini inflasi kita cukup stabil, harga-harga relatif stabil. Tidak ada urgensi alasan kebijakan yang ekstra untuk menarik bansos atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang harus cair menjelang pilpres,” ujar dia.
Menurut Eko Listiyanto, pemerintah biasanya mengeluarkan BLT pada peristiwa khusus. Ini berkaca pada peristiwa yang terjadi pada 2019-2020. Pada masa itu ada pandemi Covid-19 sehingga masyarakat bisa memahami ada anggaran perlindungan sosial yang tadinya Rp 308,4 triliun pada 2019 naik 61,5% menjadi Rp 498 triliun pada 2020.
“Itu kan bisa dimaklumi situasi 2020 merupakan puncak dari dampak pandemi ke perekonomian. Tapi kalau kita lihat dari pilpres 2018 ke 2019 peningkatannya tidak terlalu tinggi, tapi tidak seperti hari ini,” tutur dia.
Baca Juga
Eko menjelaskan, pengucuran bansos dengan alasan untuk meredam lonjakan harga pangan justru menunjukkan kesalahan pemerintah sendiri. “Pemerintah tak bisa menjaga harga beras,” tandas dia.
Eko memperkirakan kenaikan inflasi baru akan terjadi pada Maret 2024, bertepatan dengan Ramadan dan April 2024 saat Lebaran. “Jadi, saya rasa, bansos diperlukan masyarakat bawah, itu ya. Tetapi, apakah tergopoh-gopoh ini untuk mencairkan segera,” tegas dia.

