Viral Bendera Putih Berkibar di Aceh, Mendagri: Kami Minta Maaf bila Ada Kekurangan
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menanggapi viralnya pengibaran bendera putih oleh warga terdampak bencana Aceh. Tito mengatakan, pengibaran bendera putih merupakan bentuk aspirasi masyarakat.
"Mengenai pengibaran bendera putih ya, Jadi inilah menurut kami wujud aspirasi warga dalam menghadapi situasi bencana yang dialami," kata Tito dalam konferensi pers perkembangan penanganan bencana Sumatra di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/12/2025).
Baca Juga
Bertambah Tiga Orang, Total Jumlah Korban Meninggal Dunia Banjir Sumatra Capai 1.071
Tito menyatakan, pemerintah telah berupaya keras menangani bencana Sumatra. Pemerintah, katanya, terus mendengar dan memahami kritik dan masukan masyarakat.
"Kami mendengar, pemerintah mendengar, memahami berbagai kritik masukan dan sikap masyarakat dan upaya pemerintah Indonesia dalam penanganan bencana di Sumatera," lanjutnya.
Dalam kesempatan ini, Tito menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika masih ada kekurangan dalam penanganan bencana Sumatra.
"Dengan segala kerendahan hati kami minta maaf ya bila ada kekurangan yang ada," kata Tito.
Baca Juga
Pemerintah Didorong Percepat Pengadaan Lahan Relokasi bagi Korban Bencana Aceh-Sumatra
Tito mengakui medan yang sulit dijangkau menjadi tantangan dan kendala yang dihadapi pemerintah dalam penanganan bencana Sumatra. Tito memastikan pemerintah akan terus berupaya dan memperbaiki kinerja dalam memenuhi kebutuhan warga terdampak.
"Namun, sebagai pemerintah Indonesia kami berkewajiban untuk terus bekerja mengatasi berbagai kendala, memperbaiki kinerja, dan secepatnya memenuhi kebutuhan darurat saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," katanya.

