Di Georgia, Sekolah Al Izhar Bawa Bendera Indonesia Berkibar
JAKARTA, investortrust.id – Rombongan Misi budaya SMP - SMA Al Izhar Pondok Labu, Jakarta kembali membuat bendera Indonesia berkibar di ajang 'International Festival Art-Folk Fest' yang diselenggarakan di kota Batumi, Georgia. Tim dari SMP - SMA AL IZHAR Pondok Labu, Jakarta Selatan meraih Juara Absolute Best (Juara 1) pada kategori umum. Tim yang mempromosikan kebudayaan Indonesia diajang kompetisi internasional ini berjumlah 33 penari dan pemusik, 3 guru dari Al Izhar dan 4 orang dari Kiny Cultura. Kiny Cultura Indonesia adalah yayasan yang peduli dengan pengembangan Kebudayaan dan pendidikan di Indonesia dan juga anggota dari CID UNESCO (Conseil International De La Danse) sekaligus pendiri Jakarta Section.
Mereka berada di kota yang berada di tepi pantai Laut Hitam, sekitar 4 jam berkendara mobil dari ibukota Georgia, Tbilisi. Selama 10 hari sejak 28 Juni 2024, mereka mengikuti International Festival Art-Folk Fest dengan menampilkan berbagai tarian tradisional Indonesia dan juga mempromosikan kebudayaan dan keindahan tanah air Indonesia di Batumi.
"Saya sangat bangga karena bisa menjadi salah satu penari yang mewakilkan Indonesia di kompetisi dunia ini. Tujuan saya selanjutnya adalah melanjutkan passion menari saya dan mengikuti ajang ajang lomba dunia lainnya utk membawa nama Indonesia." tutur Alysha, salah satu siswi SMA Al-Izhar yang juga menjadi penari dan tampil di "International Festival Art-Folk Fest 2024" di Batumi.
Sebelum berangkat ke Georgia, rombongan anak- anak yang telah berlatih selama 8 bulan ini menggelar pertunjukan Gelar Pamit di Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, hadir dalam gelaran tersebut wakil dari Kedutaan Georgia Di Indonesia Mrs. Shorena Duchidze as a Charge d'Affaires from Embassy of Georgia, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kebudayaan dan juga para Orang Tua Murid peserta. Pada saat gelar pamit diberikan juga sertifikat dari CID Unesco atas keberhasilan anak-anak dalam berlatih selama 150 Jam dan apresiasi terhadap anak-anak dalam mempromosikan Kebudayaan Indonesia di Kancah Internasional. Sertifikat dari CID Unesco ini berlaku di 150 Negara dan dapat menjadi penunjang untuk pendidikan anak-anak selanjutnya. Pelatihan tari siswa Al-Izhar ini dibimbing oleh Gema Citra Nusantara, sebuah lembaga yang bertujuan melestarikan budaya dan tradisi Indonesia an berdiri sejak tahun 2004. Gema Citra Nusantara telah menelurkan banyak penari yang tampil di banyak festival budaya dan kesenian di seluruh dunia.

