Mensos Sebut 9 Sekolah Rakyat Terdampak Bencana Sumatra
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf melaporkan sebanyak 9 Sekolah Rakyat terpaksa diliburkan imbas terdampak bencana di Sumatra. Hal itu disampaikannya saat memberikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto pada sidang kabinet paripurna.
Meski demikian, Saifullah tidak merinci di mana saja lokasi 9 Sekolah Rakyat yang terdampak bencana Sumatra tersebut.
"Ada 9 Sekolah Rakyat yang terdampak aktivitas belajar mengajar berhenti sementara. Sebagian siswa dipulangkan, sementara kondisi sekolah sekarang dalam tahap pembersihan. Alhamdulillah tidak ada korban," kata dia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/12/2025).
Pada kesempatan itu, Saifullah juga melaporkan sebanyak 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia telah beroperasi. Ia menuturkan, pengoperasian Sekolah Rakyat dilakukan secara bertahap, mulai dari 67 unit pada bulan Juli, kemudian 37 unit bulan Agustus, dan pada bulan September sebanyak 66 unit.
Baca Juga
Menkes Siapkan Pengiriman 600 Relawan Nakes ke Lokasi Bencana Sumatra
Saifullah menambahkan, seluruh Sekolah Rakyat telah dilengkapi dengan fasilitas belajar, yakni laptop dan seragam sekolah bagi para siswa. Kemudian ada juga fasilitas laptop bagi guru serta smartboard di ruang-ruang kelas. Sampai saat ini Sekolah Rakyat telah menyerap sebanyak 15.945 siswa, 2.407 guru, dan 4.442 tenaga kependidikan.
"Bapak Presiden jika nanti sudah ada waktu yang luang, izin untuk bisa meluncurkan secara resmi penyelenggaraan Sekolah Rakyat rintisan tahun 2025-2026," sebut dia.
Pria yang karib disapa Gus Ipul itu juga menyampaikan terkait penanganan korban bencana di Sumatra. Ia memastikan pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyiapkan stok logistik di setiap kabupaten/ kota, dan beberapa titik kecamatan yang terdampak bencana.
Gus Ipul mengungkap Kemensos telah membuka sebanyak 39 dapur umum yang menyediakan 400 ribu lebih porsi makanan setiap harinya.
"Tentu ini jumlahnya dinamis, semakin hari, semakin berkurang," katanya.
Baca Juga
Imbas Bencana Sumatra, Menhut Cabut 22 Izin PBPH Seluas 1,01 Juta Hektare
Menurutnya, operasional di lapangan dapur umum milik pemerintah dikerjakan lintas sektor/lembaga. Ia menyebut Kemensos bekerja sama dengan BNPB, TNI, dan Polri dalam melayani para pengungsi korban bencana.
Mantan Bupati Pasuruan itu juga melaporkan, Kemensos telah mengirimkan beras reguler ke wilayah bencana di Sumatra sebanyak 100 ton lebih.
"Total bantuan Kemensos per 11 Desember 2025 kemarin itu kita sudah mencapai Rp 89 miliar lebih," sebutnya.

