Pelni Prediksi 555.962 Pemudik Pakai Kapal pada Nataru 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni memprediksi jumlah penumpang yang akan mudik menggunakan kapal laut sepanjang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru akan mencapai 555.962 orang.
Direktur Utama PT Pelni, Tri Andyani, memerinci sebanyak 474.149 orang akan dilayani oleh 25 kapal penumpang serta 81.813 orang dengan 30 kapal perintis. Menurutnya, angka ini meningkat 0,81% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
"Kalau kita lihat bahwa proyeksi total penumpang untuk tahun ini itu sebesar 555.962 penumpang, atau ini meningkat dibanding tahun lalu sebesar 0,81% dengan proyeksi puncak arus mudik yang H-5 sebanyak 26.855 dan puncak arus balik di H+11 sebanyak 24.718," katanya dalam Konferensi Pers Angkutan Nataru di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (10/12/2025).
Baca Juga
Pelni memprediksi puncak arus mudik Nataru akan terjadi pada 20 Desember 2025 atau H-5 hari Natal. Sedangkan, puncak arus balik diprediksi bakal terjadi tanggal 5 Januari 2026 mendatang.
Bos Pelni itu mengakui, ada penurunan jumlah penumpang yang dilayani oleh kapal perintis untuk periode Nataru 2026. Hal tersebut lantaran jumlah kapal yang beroperasi lebih sedikit dibandingkan tahun lalu.
"Kalau kapal perintis agak ada penurunan disebabkan oleh jumlah kapal yang ditugaskan kepada kami dari tahun 2023 di angka 93.000 itu ada 42 kapal perintis dan di tahun 2024-2025 ini 30 kapal perintis. Jadi penurunannya bukan disebabkan oleh jumlah penumpang tetapi disebabkan oleh jumlah kapal yang diberikan penugasan kepada kami kapal perintisnya berkurang," jelasnya.
Tri Andayani memperkirakan pelabuhan keberangkatan terpadat akan terjadi di Ambon, Makassar, Batam, Sorong, dan Jayapura. Sedangkan untuk pelabuhan kedatangan terpadat, di antaranya Ambon, Makassar, Belawan, Batam, Sorong.
Pelni juga memprediksi sejumlah ruas terpadat saat Nataru 2026 yaitu Batam-Belawan, Belawan-Batam, Makassar-Bau, Bau-Makassar, Manokwari-Sorong, Sorong-Ambon, Jayapura-Biak, Batam-Tanjung Priuk, Ambon-Sorong, dan Ambon-Ternate.
Menghadapi potensi lonjakan penumpang tersebut, Tri Andayani memastikan Pelni telah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di pelabuhan padat penumpang, salah satunya melakukan penambahan ruas dan juga melakukan penambahan perbantuan kapal.
"Kemudian strategi yang lain adalah melakukan penambahan frekuensi, apa sih bedanya kalau penambahan rute itu bisa dengan kapal yang sama, itu rutenya ditambahkan. Kemudian kalau penambahan perbantuan kapal itu kapal yang tidak biasanya di trayek tersebut kita perbantukan di trayek tersebut," tutur dia.
Baca Juga
Kunjungi Command Center Pelni, Wapres Gibran Pantau Arus Balik Transportasi Laut
Sementara itu Pelni mengumumkan telah menyiapkan sebanyak 639.635 tiket dalam menyambut periode Nataru 2026. Tri Andayani menyebut angka itu meningkat 16% atau lebih banyak dari realisasi tiket yang terjual pada periode Nataru 2025.
"Tiket yang terjual waktu Natal tahun lalu itu sebesar 551.485. Nah, untuk Natal tahun ini kita tambah kurang lebih 15% menjadi 639.635," katanya.
Pelni menetapkan periode Nataru kali ini dimulai dari tanggal 11 Desember 2025 sampai dengan 8 Januari 2026. Kemudian ia juga mengungkap Pelni akan mengoperasionalkan sebanyak 55 kapal dalam menyambut periode Nataru 2026. Pelni juga menyediakan 56.069 kursi penumpang untuk satu kali keberangkatan jika ditotal dari 55 kapal.

