Muzani Ungkap Instruksi Prabowo ke Dirut PLN dan Pertamina Terkait Bencana Sumatra
JAKARTA, investortrust.id - Ketua MPR Ahmad Muzani mengungkapkan instruksi Presiden Prabowo Subianto kepada Dirut PLN Darmawan Prasodjo dan Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri terkait bencana banjir Sumatra Utara (Sumut), Sumatra Barat (Sumbar), dan Aceh. Prabowo menginstruksikan PLN dan Pertamina untuk memulihkan pasokan listrik dan bahan bakar minyak (BBM) di daerah terdampak bencana Sumatra.
Hal itu disampaikan Ketua MPR Ahmad Muzani seusai bertemu Prabowo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/12/2025).
"Dirut PLN, Dirut Pertamina, sudah dikerahkan untuk memulihkan kondisi listrik, suplai bahan bakar di sana agar normal," kata Muzani.
Baca Juga
Temui Prabowo di Istana, Ahmad Muzani: Sudah Lama Enggak Ketemu
Muzani mengatakan, dalam pertemuannya hari ini, Prabowo menceritakan hasil kunjungannya ke daerah terdampak bencana banjir Sumatra pada Senin (1/12/2025) kemarin. Prabowo, katanya, melihat secara langsung kerusakan dan kerugian yang terjadi. Prabowo juga melihat langsung para pengungsi dan masyarakat yang terdampak bencana.
"Beliau merasakan bagaimana beban berat yang dirasakan oleh masyarakat, termasuk beliau merasakan bagaimana warga yang terkasih, yang tersayang hilang, yang sampai sekarang belum ditemukan jasad dan jenazahnya. Semuanya itu bagi beliau sebuah hal yang dipikirkan amat serius," kata Muzani.
Prabowo, katanya, berupaya memulihkan kondisi dan infrastruktur di daerah terdampak. Prabowo juga memikirkan upaya untuk memenuhi kebutuhan warga.
"Jalan desa, jalan kecamatan, jalan kabupaten, jalan provinsi, bahkan jalan nasional, sehingga arus barang, arus jasa, arus komunikasi juga terputus," katanya.
Baca Juga
Prabowo Pastikan Perbaiki Rumah Rusak Akibat Banjir, Warga Padang Pariaman: Alhamdulillah!
Dikatakan, Prabowo saat ini sedang mengerahkan kekuatan yang dimiliki negara untuk memulihkan kondisi di Sumut, Sumbar, dan Aceh.
"Beliau hari-hari ini sedang mengerahkan kekuatan segalanya untuk memulihkan kondisi di tiga provinsi tersebut," katanya.

