Kepala Basarnas Pimpin Evakuasi Udara Korban Banjir Sumatra Barat
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Basarnas Mohammad Syafii memimpin langsung operasi pencarian dan pertolongan melalui jalur udara untuk mengevakuasi korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (29/11/2025).
Dikutip dari Antara, Mohammad Syafii menyatakan proses evakuasi dilakukan menggunakan helikopter Basarnas yang diterbangkan menuju lokasi terdampak. Hal ini mengingat banyak akses darat yang masih terputus akibat banjir disertai longsor.
Baca Juga
BNPB Upayakan Percepatan Penanganan Darurat Bencana di Sumatra
Dalam kesempatan tersebut, helikopter Basarnas mengevakuasi delapan warga dari Stadion Utama Poscam Jorong Sabarang Aie, Nagari Palambayan, Kecamatan Palambayan, Kabupaten Agam.
Kedelapan warga tersebut merupakan korban luka-luka dari sejumlah daerah di Agam yang membutuhkan penanganan medis segera.
Selanjutnya, kata dia, delapan warga tersebut diterbangkan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif.
Upaya evakuasi melalui udara merupakan bagian dari operasi tanggap darurat bencana menyeluruh yang tengah digencarkan dalam penanganan banjir di sejumlah daerah di Sumatra Barat, Aceh, dan Sumatera Utara.
Syafii menegaskan operasi SAR dilakukan secara intensif untuk menjangkau seluruh titik terdampak yang masih terisolasi, termasuk area yang sulit diakses menggunakan kendaraan darat. Basarnas terus memaksimalkan dukungan sarana udara, baik helikopter maupun pesawat kecil, hingga armada laut untuk mempercepat proses pertolongan.
Selama masa tanggap darurat bencana, Syafii memastikan koordinasi lintas instansi diintensifkan bersama dengan potensi SAR dari TNI, Polri, Palang Merah Indonesia (PMI), organisasi pemerintah daerah, dan para relawan di bawah koordinasi teknis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hal ini untuk memastikan seluruh korban dapat segera dievakuasi, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil.
Baca Juga
BNPB Kirimkan Bantuan Logistik ke Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Aceh Tengah
Ia juga menyiagakan tim tambahan dari satuan kantor SAR daerah lain dan Basarnas Special Grup (BSG) dari Jakarta apabila memang dibutuhkan seiring dinamika cuaca yang masih menjadi tantangan tim di lapangan.
Diberitakan, BNPB Kabupaten Agam, Sumbar mencatat korban meninggal dunia akibat bencana alam berupa tanah longsor, banjir bandang, banjir dan lainnya di wilayah tersebut bertambah menjadi 85 orang. Para korban tersebar di sejumlah kecamatan di Agam.

