Targetkan Bangun 300.000 Jembatan, Prabowo Batalkan Libur Rapat di Akhir Pekan
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan tekadnya membangun 300.000 jembatan hingga 2026 mendatang. Untuk mencapai target tersebut, Prabowo mengaku terpaksa membatalkan rencananya meliburkan rapat dengan jajaran Kabinet Merah Putih pada akhir pekan. Prabowo mengatakan, libur rapat di akhir pekan baru dapat terlaksana setidaknya pada 2027 atau setelah target pembangunan 300.000 jembatan tercapai.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya di pertemuan tahunan Bank Indonesia (BI) di gedung BI, Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Baca Juga
"Kemarin saya berniat tahun 2026 tidak lagi manggil (rapat) Sabtu-Minggu. Tapi dikirim video klip oleh anak-anak langsung ke saya, jadi terpaksa ditunda lagi, mungkin tahun 2027 enggak ada rapat Sabtu-Minggu, sampai jembatan-jembatan ini untuk rakyat kita selesai,” kata Prabowo.
Prabowo mengatakan, di tengah prestasi ekonomi Indonesia saat ini, masih banyak rakyat yang membutuhkan aksi nyata menunggu aksi nyata pemerintah dalam menyelesaikan masalah mereka. Prabowo mengaku mendapat banyak laporan berupa video mengenai kondisi para pelajar yang harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai untuk ke sekolah. Kepala Negara pun memutar video mengenai kondisi para pelajar tersebut.
"Saudara-saudara, para elite Indonesia, para pimpinan, ini, dan ada 300.000 penyeberangan sungai, 300.000 jembatan yang seperti ini. Angka-angka pertumbuhan sangat bagus, tetapi rakyat kita tiap hari, anak-anak kita tiap hari masuk sungai basah, duduk di kelas basah, pulang kembali basah. Ini yang saya minta kita sebagai pengelola negara, kita berpikir yang terbaik," kata Prabowo.
Baca Juga
Prabowo: Ekonomi Indonesia Menjanjikan di Tengah Ketidakpastian Global
Untuk mengatasi persoalan itu, Prabowo menyatakan telah membentuk satuan tugas khusu darurat jembatan. Prabowo meminta Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengerahkan seluruh mahasiswa teknik sipil terjun ke desa untuk merancang dan membantu pembangunan 300.000 jembatan. Prabowo juga meminta TNI dan Polri mengerahkan anggotanya membantu pembangunan jembatan tersebut.
"Semua terjun, turun ke desa-desa tersebut, cari titik-titik. Saya minta ini diselesaikan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Tidak ada kita bicara feasibility study terlalu lama, ini itu, enggak ada seminar, simposium, kita kerjakan ini. Kita selesaikan ini. Anak-anak kita teriak, kita harus jawab," tegasnya.

