Waskita (WSKT) Tuntaskan Proyek Jalan Kwatisore–Kampung Muri di Papua
JAKARTA, investortrust.id – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) terus mendukung peningkatan akses dan konektivitas di kawasan Timur Indonesia melalui pembangunan infrastruktur strategis. Salah satunya pembangunan Jalan Kwatisore–Kampung Muri di Papua Tengah, bagian dari jaringan Jalan Trans Papua, yang telah beroperasi sejak 2024.
Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita, menjelaskan bahwa proyek dengan nilai investasi sebesar Rp 138,2 miliar tersebut berperan penting dalam mempercepat mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Jalan ini mampu memperpendek waktu tempuh perjalanan dari Nabire ke Manokwari menjadi 14 jam saja, dari sebelumnya 36 jam.
Baca Juga
Waskita Karya Bukukan Rp 5,6 Triliun Kontrak Baru hingga Oktober 2025
“Jalan Kwatisore–Kampung Muri merupakan bentuk dukungan perseroan terhadap Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2023 tentang Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua 2022–2041. Melalui pembangunan ini, Waskita Karya berupaya mendorong pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua,” ujar Ermy dalam keterangan resmi, Kamis (6/11/2025).
Menurutnya, penguatan konektivitas antarwilayah sangat penting karena tidak hanya memperlancar mobilisasi penduduk, tetapi juga distribusi berbagai kebutuhan dasar seperti pangan, alat kesehatan, dan sarana pendidikan. Sebelum jalan ini berfungsi optimal, warga Kwatisore harus menggunakan jalur laut karena akses darat belum memadai.
Pada proses pembangunan, Waskita Karya menerapkan green construction untuk menjaga keberlanjutan lingkungan setempat. Tantangan pengiriman material di tengah kondisi hutan tidak mengurangi standar kualitas proyek sepanjang 16,38 kilometer tersebut.
Baca Juga
Bangun Jaringan Irigasi di Merauke, Waskita Raih Kontrak Baru Rp 529,2 Miliar
Untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan, perseroan juga menghadirkan inovasi box precast pada struktur saluran penyeberangan (crossing), yang untuk pertama kalinya diterapkan pada proyek jalan di Papua Tengah.
“Kami bangga dapat berkontribusi dalam membuka keterisolasian wilayah ini. Dengan beroperasinya Jalan Kwatisore–Kampung Muri, distribusi barang dan jasa menjadi lebih mudah dan cepat, sehingga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” tutup Ermy.

