Tindak Tambang Ilegal, Menhan Sjafrie Tegaskan Negara Tak Pandang Bulu
MOROWALI, investortrust.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memimpin langsung penertiban tambang nikel ilegal di Morowali, Sulawesi Tengah, Selasa (4/11/2025). Langkah ini menegaskan negara hadir untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu.
Penertiban dilakukan melalui koordinasi Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), yang berfokus pada penanganan aktivitas pertambangan ilegal di kawasan hutan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya terpadu pemerintah dalam menjaga tata kelola sumber daya alam nasional.
Baca Juga
Aktivitas Tambang Tidak Bisa Disebut Penyerobotan Jika Berizin
Menhan Sjafrie menegaskan penertiban tambang ilegal merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menindak seluruh aktivitas yang tidak sesuai ketentuan.
“Ini adalah kehadiran negara untuk melakukan penertiban terhadap semua kegiatan-kegiatan yang ilegal,” ujar Menhan Sjafrie dalam keterangan resmi, Rabu (5/11/2025).
Menhan menambahkan, tindakan tegas terhadap tambang ilegal tidak hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk melindungi kepentingan nasional dan kelestarian lingkungan.
Pemerintah, kata Menhan, berkomitmen memastikan setiap kegiatan pertambangan berjalan sesuai peraturan yang berlaku. Menhan Sjafrie juga menegaskan pemerintah tetap mendukung keberlanjutan produksi tambang nikel yang legal dan berizin.
“Di samping menindak tegas tambang ilegal, pemerintah akan terus mendorong produksi oleh tambang-tambang nikel yang legal,” ujarnya.
Baca Juga
Satgas IKN Sikat Habis 4.000 Hektare Tambang Liar di Nusantara
Menurutnya, pemerintah dan aparat penegak hukum tidak akan pandang bulu dalam mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kegiatan ilegal.
“Kita tidak melihat latar belakang, kita tidak melihat dari mana, tapi kita melihat bahwa kepentingan nasional harus kita tegakkan, harus kita selamatkan,” tegas Menhan.
Penertiban tambang ilegal di Morowali disebut bagian strategi nasional untuk menertibkan tata kelola pertambangan dan memperkuat industri nikel sebagai aset strategis Indonesia di sektor energi dan mineral.

