Antisipasi Arus Balik Membeludak, Kemenhub Klaim Sudah Punya Aneka Solusi
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempersiapkan sejumlah langkah antisipasi menghadapi arus balik libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Langkah yang dipersiapkan seperti rekayasa lalu lintas (lalin) di ruas jalan tol maupun arteri, antisipasi cuaca ekstrim, manajemen rest area, pembatasan angkutan barang, pengendalian pasar tumpah, hingga simulasi keselamatan berkendara.
“Sudah kita siapkan semuanya (langkah-langkah antisipasi) di setiap angkutan untuk arus puncak di arus balik nantinya,” ujar Ketua Harian Posko Pusat Angkutan Nataru, Wasis Danardono di kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (1/1/2024).
Wasis menjelaskan, Langkah Pertama yang akan ditempuh adalah rekayasa lalu lintas di ruas tol ataupun jalan arteri. Kemenhub juga menyiapkan Langkah antisipasi jika terjadi cuaca ekstrim atau keadaan darurat yang kerap ditemukan di jalur angkutan laut dan udara.
Kemenhub juga berkoordinasikan secara intensif dengan berbagai pihak terkait untuk pelaksanaan rekayasa di jalan atau ruas tol. Berebapa Solusi lain seperti manajemen rest area, pembatasan angkutan barang, pengendalian pasar tumpah, pemanfaatan jembatan timbang sebagai rest area, serta simulasi keselamatan berkendara.
Baca Juga
Wasis menekankan, manajemen rest area penting dilakukan guna mencegah kepadatan atau overload di beberapa titik khususnya rest area jalan tol. “Manajemen rest area ini penting, karena kami prediksi puncak arus balik di tanggal 1 dan 2 Januari 2024,” tegas Wasis.
Manajemen rest area yang dinilai penting seperti upaya mencegah penumpukan kendaraan di rest area. Untuk itu, pemerintah pertimbangan untuk memanfaatkan jembatan timbang menjadi rest area juga.
Petugas Kemenhub akan disiagakan untuk mengimbau pengendara untuk tidak menggunakan rest area di jalan tol jika penuh. “Lalu jangan sampai para pengendara berhenti di sembarang tempat seperti di bahu jalan, itu sangat-sangat berbahaya,” tambah Wasis.
Wasis juga mengimbau masyarakat untuk melakukan perjalanan selain tanggal 1 – 2 Januari 2024 untuk mengantispasi kepadatan arus balik. “Namun kami tidak memaksakan, maka apabila cutinya bisa diperpanjang, monggo silahkan diundur,” imbuhnya kepada investortrust.id. (CR-3)
Baca Juga
Ternyata Ada 28.047 Kendaraan Alami Cekak Saldo di Jalan Tol Saat Libur Nataru

