Festival Balon Udara Wonosobo Aman untuk Penerbangan? Ini Jawaban Kemenhub
WONOSOBO, investortrust.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo, Jawa Tengah sedang menggelar festival balon udara. Atraksi wisata yang amat meriah ini sempat dikhawatirkan bakal mengganggu jalur penerbangan. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan jawaban lengkap mengenai hal ini.
Menurut Direktur Navigasi Penerbangan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kemenhub, Sigit Hani Hadiyanto, penyelenggaraan budaya festival balon udara yang digelar di Alun-Alun Wonosobo sudah menaati aturan yang telah ditetapkan sehingga aman dan tidak akan mengganggu keselamatan penerbangan.
“Festival balon udara yang dilaksanakan di Wonosobo ini telah memiliki izin pelaksanaan,” kata Sigit di sela-sela acara puncak festival balon udara di Alun-Alun Wonosobo, Minggu (21/4/2024).
Baca Juga
Menhub: Industri Jasa Penerbangan Makin Baik, Berapa Okupansi dan OTP-nya?
Sigit menjelaskan, perizinan diberikan Kemenhub sesuai ketentuan yang digariskan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) 40 Tahun 2018 tentang Penggunaan Balon Udara pada Kegiatan Budaya Masyarakat.
“Penerbangan balon udara dapat dilaksanakan sewaktu-waktu dan tidak hanya pada saat momen festival dengan ketentuan mematuhi persyaratan dan ketentuan perundangan,” ujar dia.
Sigit mengungkapkan, ketentuan itu antara lain mencakup permohonan izin yang harus disampaikan kepada instansi terkait, penggunaan tali tambatan, serta dimensi dan warna balon udara.
Selain itu, kata dia, peserta tidak membawa bahan yang berbahaya, sehingga keselamatan penerbangan dapat terus terjaga dan tidak membahayakan keselamatan masyarakat sekitar.
Sigit mencontohkan, besar balon udara harus memenuhi aturan, seperti diameter balon maksimal 4 meter, tinggi balon maksimal 7 meter, balon harus ditambatkan, dan balon tidak diterbangkan lebih dari ketinggian 150 meter.
“Semoga seluruh pihak terkait dapat terus bersinergi untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melestarikan budaya ini, sekaligus segera bertindak jika terjadi pelanggaran,” papar dia.
Terjun Langsung ke Lapangan
Sigit Hani Hadiyanto terjun langsung memantau puncak festival balon udara di Alun-Alun Wonosobo. “Pagi ini kami berada di alun-alun Kota Wonosobo mengikuti dan memantau festival balon udara sebagai bagian dari festival mudik yang dilaksanakan Pemkab Wonosobo,” tutur dia.
Personel yang terlibat dalam pemantauan di lapangan, menurut Sigit, meliputi petugas Ditjen Hubud dan para pejabat struktural, inspektur navigasi penerbangan, serta inspektur keamanan penerbangan kantor otoritas bandara setempat.
Baca Juga
AirNav Layani 1.258 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta pada H-4 Lebaran
Sigit Hani Hadiyanto mengapresiasi tingkat kepatuhan masyarakat terhadap ketentuan Permenhub 40/2018 yang meningkat. Itu tercermin pada penurunan tren laporan gangguan balon udara yang disampaikan para pilot kepada Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia.
Sementara itu, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat mengungkapkan, festival udara Wonosobo merupakan salah satu upaya bersama untuk melestarikan tradisi dan budaya lokal di Wonosobo. “Festival balon udara ini diikuti 53 komunitas balon udara,” ujar Afif, seperti dikutip Antara.
Masyarakat sangat antusias menghadiri puncak festival tersebut. Mereka berdatangan di lokasi penerbangan balon udara sejak pukul 05.30 WIB. Para TNI-Polri terlihat berada di ruas-ruas jalan untuk mengamankan pelaksanaan festival tersebut.

