Ganjar Bakal Putihkan Kredit Macet Petani Senilai Rp 600 Miliar
JAKARTA, investortrust.id - Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo berjanji akan menghapus utang para petani melalui kredit usaha rakyat (KUR) yang nilainya mencapai Rp 600 miliar. Hal itu disampaikan Ganjar saat bertemu dengan para petani di Desa Wilalung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Selasa (2/1/2024).
"Kurang lebih angkanya Rp 600 miliar. Kita kaji itu baik-baik, yang kayak nelayan kemarin, petani merasa kesulitan. Kita mau hapuskan itu," kata Ganjar dikutip dari akun Youtube Ganjar Pranowo.
Baca Juga
6 Anggota TNI Jadi Tersangka Penganiayaan Relawan Ganjar di Boyolali
Dalam pertemuan dengan para petani di Demak, Ganjar mendengar keluh kesah para petani. Salah seorang petani bernama Kustini mengaku memiliki utang KUR sebesar Rp 50 juta. Kustini meyakini dapat membayar utangnya yang kerap macet itu dalam waktu dekat karena akan panen.
"Macet. Kalau belum bisa bayar dikasih jangka waktu," tuturnya.
Baca Juga
Selain soal KUR, Kustini juga mengeluhkan mengenai ketersiadaan pupuk. Kustini mengaku kerap kesulitan mendapat pupuk karena alokasi dari pemerintah terbatas. Menanggapi keluhan itu, Ganjar mengungkapkan, kelangkaan pupuk terjadi di berbagai daerah. Untuk mengatasi persoalan itu, Ganjar mengatakan akan menghidupkan kembali koperasi unit desa (KUD) agar distribusi pupuk tepat sasaran. Selain itu, Ganjar juga berjanji bakal membangun tiga prabrik pupuk.
"Kalau produksi pertaniannya mau bagus, hasil pertaniannya bagus, biar tidak usah impor maka ada kewajiban negara untuk memenuhi kewajiban pupuk petani," katanya.

