Ganjar Kenang Rizal Ramli sebagai Ekonom Istimewa
JAKARTA, investortrust.id - Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyampaikan dukacita atas meninggalnya mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli. Melalui akun Twitter atau X @ganjarpranowo, Ganjar mengenang Rizal Ramli sebagai ekonom istimewa.
"Innalillahi wa innailaihi roji'un. Turut berdukacita atas meninggalnya Dr Rizal Ramli, salah satu ekonom yang istimewa. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Selamat jalan Mas Rizal," kata Ganjar melalui akun Twitter pribadinya yang dikutip Rabu (3/1/2024).
Baca Juga
Selain Ganjar, cawapres nomor urut 3, Mahfud MD juga menyampaikan belasungkawa melalui akun X pribadinya, @mohmahfudmd. Mahfud mengenang Rizal Ramli sebagai sahabat seperjuangan yang saling mendukung dan mengkritik.
“Innaalillaahi wa innaa ilaihi raji'un. Sahabat baik saya Dr. Rizal Ramli telah wafat, malam ini. Saya ikut berduka cita yang mendalam, sahabat seperjuangan yang bisa saling mendukung ataupun saling mengkritik. Semoga almarhum mendapat surga-Nya. Mas Rizal, damailah di sisi-Nya” tulis Mahfud.
Baca Juga
Profil Rizal Ramli, si Rajawali Ngepret yang Meninggal Dunia Hari Ini
Diketahui, Rizal Ramli meninggal dunia pada usia 70 tahun di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Selasa (2/1/2024) sekitar pukul 19.30 WIB. Rizal Ramli disemayamkan di rumah duka di Jalan Bangka, Jakarta Selatan dan rencananya akan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Kamis (4/1/2024).
Rizal Ramli yang lahir pada 10 Desember 1954, meninggalkan tiga orang anak dan dan dua cucu. Tokoh pergerakan mahasiswa era 1977 itu pernah mengemban sejumlah jabatan penting. Beberapa di antaranya, kepala Bulog, menko perekonomian, menteri keuangan era pemerintahan Presiden Gus Dur. Selain itu, Rizal Ramli juga pernah menjadi anggota tim panel penasihat ekonomi PBB bersama sejumlah ekonomi dunia lainnya.
Jabatan terakhir yang diembannya adalah menko kemaritiman. Rizal Ramli dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggantikan Indroyono Soesilo pada 12 Agustus 2015. Jabatan itu diemban Rizal Ramli hingga 27 Juli 2016.
Meski hanya sekitar 11 bulan mengemban jabatan tersebut, Rizal Ramli kerap menjadi pemberitaan utama karena kritik pedas yang dilontarkan. Hal itu yang membuat Rizal Ramli mendapat julukan Rajawali Ngepret.

