PUPR Targetkan Renovasi Pasar Baros Rampung 2024, Progres Capai 50%
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Pasar Baros yang berada di Jalan Serang-Pandeglang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S. Atmawidjaja menyebut, pembangunan Pasar Baros Serang dilakukan dengan merenovasi secara menyeluruh untuk meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis (tidak kumuh).
Revitalisasi Pasar Baros dilaksanakan oleh kontraktor PT Beringin Jaya Perkasa dengan nilai kontrak sebesar Rp 29,9 miliar, dan sekarang progresnya sudah mencapai 50,07%.
Baca Juga
“Revitalisasi Pasar Baros Serang telah dimulai sejak tanggal kontrak pelaksanaan 19 Juni 2023 dengan masa pelaksanaan selama 360 hari. Lingkup pekerjaannya meliputi renovasi secara menyeluruh dengan nilai kontrak sebesar Rp29,8 miliar. Pada masa pelaksanaan periode 11 – 17 Desember 2023, konstruksi fisik pembangunan telah mencapai 50,07% dan ditargetkan tuntas pada pertengahan 2024,” kata Endra S. Atmawidjaja dalam keterangan tertulis, Senin (25/12/2023).
Endra juga mengatakan, renovasi Pasar Baros mengedepankan konsep pasar rakyat modern dengan menyediakan bangunan pusat perdagangan yang aman, nyaman, bersih, dan tertata.
“Pembangunan fasilitas pasar rakyat yang sehat dan higienis akan meningkatkan sarana perdagangan barang/jasa dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sehingga dapat menyokong pertumbuhan perekonomian di wilayah tersebut, terutama menjamin distribusi bahan pokok dan menggerakan sektor riil atau UMKM,” tandasnya.
Baca Juga
Jasa Marga Terapkan "Contraflow" di Tol Jagorawi Arah Jakarta
Pasar Baros dibangun 2 lantai di atas lahan seluas 4.135 meter persegi, dengan luas bangunan pasar 4.421 meter persegi. Bangunan pasar diproyeksikan dapat menampung 366 pedagang untuk menempati 219 kios dan 147 los.
Pekerjaan renovasi Pasar Baros dilakukan dengan membangun kembali bangunan pasar lama yang kondisinya dinilai tidak layak karena banyaknya atap kios dan los yang bocor serta belum ada fasilitas penunjang yang memadai seperti sumber air bersih, toilet, tempat penampungan sampah sementara, tempat parkir, dan sistem drainase.
Renovasi pasar juga dilakukan untuk menata para pedagang yang kerap berjualan hingga ke pinggir jalan yang menimbulkan kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Serang-Pandeglang.

