Erick Thohir dan Keluarga BUMN Titip Pesan Kepada Prabowo, Apa Isinya?
JAKARTA, Investortrust.id - Perayaan Natal keluarga besar lingkungan Kementerian BUMN yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (15/1/2024) menghadirkan sejumlah tokoh penting. Di antaranya Menteri BUMN Erick Thohir, Menhan Prabowo Subianto dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Saat memberikan pidato Erick Thohir menyebut Prabowo sebagai figur idola.
"Tokoh yang saya hormati dan saya belajar banyak dari beliau. Bagaimana mencintai bangsa ini seutuhnya. Beliau ini Bapak Menhan Bapak Jenderal Prabowo Subianto adalah keluarga besar BUMN juga," ungkap Erick.
Baca Juga
Natal Bersama BUMN, Menag Yaqut: Siapa pun yang Merusak Keindonesiaan Harus Dilawan Bersama
Dalam kesempatan tersebut, Erick Thohir juga mewakili keluarga besar Kementerian BUMN memberikan pesan kepada Prabowo.
"Dengan segala ketulusan, kita semua yang hadir disini menitipkan kepada Prabowo. Pak, jaga toleransi umat beragama di Indonesia. Untuk hari ini dan masa depan. Kita titipkan kepada Pak Prabowo, kesatuan bangsa Indonesia agar kita menjadi negara yang maju sejahtera dan mendunia," pesan Erick.
Momentum perayaan Natal tersebut juga merupakan yang terakhir bagi Erick Thohir sebagai Menteri BUMN, Pasalnya, Erick akan menanggalkan masa jabatannya pada Oktober 2024 mendatang.
"Saya berharap keluarga besar keluarga BUMN yang jumlahnya 1,6 juta terus menjadi bagian bagaimana memperbaiki ekonomi nasional sesuai dengan cita-cita kita bersama. BUMN adalah benteng ekonomi nasional. Terima kasih yang setulus-tulusnya karena diterima menjadi keluarga besar BUMN sejak awal memimpin," terang Erick.
Erick Thohir Puji Peran Nahdlatul Ulama
Tidak hanya Prabowo, dalam sambutannya Erick juga memuji peran salah satu organisasi masyarakat (ormas) berbasis keagamaan yakni Nahdlatul Ulama (NU). Pujian tersebut dilontarkan Erick sembari menyambut kehadiran Menag Yaqut yang notabene adalah kader NU.
"Menteri Agama saudara saya Gus Yaqut, sahabat saya di NU. NU punya sejarah panjang untuk kita semua, untuk bangsa Indonesia," ujar Erick.
Erick memuji kiprah NU yang sepanjang 100 tahun perjalanan menjaga kesatuan bangsa.
"Kita bisa lihat sejarah bagaimana ada pahlawan yang kita lupa, Sahabat Banser Saudara Riyanto yang meninggal pada tahun 2000 di Mojokerto untuk menjaga perayaan Natal. Terima kasih, NU."
Tidak hanya perayaan Natal, Erick juga mendorong agar seluruh kegiatan keagamaan untuk terus diselenggarakan di lingkungan BUMN.
"BUMN terdiri dari berbagai umat, saya meminta keagaaman menjadi fundamental pembangunan akhlak BUMN," sebut Erick.

