Pernyataan Penutup Debat Cawapres, Mahfud Beberkan 21 Program Unggulan Senilai Rp 2.500 Triliun
JAKARTA, investortrust.id - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD menyampaikan Ganjar-Mahfud menyiapkan 21 program unggulan senilai Rp 2.500 triliun selama 5 tahun. Hal itu disampaikan Mahfud saat menyampaikan pernyataan penutup atau closing statement saat debat cawapres di JCC, Jakarta, Jumat (22/12/2023).
Mahfud juga menyebut dirinya bersama Ganjar akan memastikan penyelenggaraan negara yang bersih melalui penegakan hukum tanpa pandang bulu.
"Ganjar-Mahfud menyiapkan 21 program unggulan senilai Rp 2.500 triliun selama lima tahun," kata Mahfud MD.
Baca Juga
Debat Cawapres, Ganjar dan Mahfud MD Kompak Pakai Baju Adat Daerah
Mahfud membeberkan 21 program unggulan tersebut. Beberapa di antaranya menciptakan 17 juta lapangan kerja, satu desa satu faskes satu nakes, uang saku kader posyandu, 10 juta hunian, dan punya rumah semudah punya motor. Kemudian, sekolah mendapat gaji, lulus pasti kerja, satu keluarga miskin satu sarjana, perempuan maju, buruh naik kelas, dan kuliah gratis untuk anak prajurit dan Bhayangkara.
Selain itu, kata Mahfud, Ganjar-Mahfud juga memiliki program mudah berusaha, termasuk UMKM dan koperasi, masjid sejahtera, pengurus masjid terlindungi. guru ngaji dan guru agama lain digaji, serta pasokan pangan aman, harga enak di kantong. Selain itu, kata Mahfud, terdapat program lansia bahagia, anak cucu gembira, petani bangga bertani. di laut kita jaya, nelayan sejahtera, disabilitas mandiri berprestasi, satu desa satu mobil akses, internet super cepat, gratis, dan merata.
"Bansos pasti lanjut tetapi harus tepat sasaran. 20, sikat KKN, dan terakhir, KTP sakti," kata Mahfud.
Baca Juga
Mahfud MD Ungkap 3 Strategi Perjanjian Perdagangan Untuk Tingkatkan Nilai Ekspor
Dikatakan Mahfud, segala kebijakan pemerintah harus mengutamakan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat, termasuk memelihara fakir miskin dan anak terlantar yang tercantum dalam Pasal 34 ayat (1) UUD 1945.
"Semoga niatan baik dan keikhlasan kami mendapat ganjaran Ilahi dan tercatat di Lauhul Mahfuz. Selesai," katanya.

