Wamenkomdigi Dorong Industri dan Infrastruktur AI Nasional Lewat Kolaborasi Lintas Kementerian
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menyatakan pentingnya pembangunan ekosistem kecerdasan buatan (AI) yang menyeluruh, dari hulu ke hilir, agar strategi AI Indonesia dapat berjalan optimal.
Menurutnya, pembangunan ekosistem tak bisa hanya bergantung pada talenta digital semata, tetapi harus didukung industri dan infrastruktur yang kuat.
“Kalau ekosistem mereka terima cuma menjadi talent digital yang kita didik itu gak bisa diserap, sehingga kesiapan dari ekosistem ini juga penting,” kata Nezar di kantor Kemenkomdigi, Jakarta, Senin (28/7/2025).
Baca Juga
Wamenkomdigi Tegaskan UU PDP Jadi 'Rambu Hukum' Kerja Sama Transfer Data antara RI-AS
Ia menekankan bahwa pertumbuhan industri AI dalam negeri menjadi kunci. Oleh karena itu, Kemenkomdigi berkolaborasi dengan berbagai kementerian lain, seperti Kementerian Perindustrian dan Bappenas, untuk mendorong ketersediaan infrastruktur dan investasi yang dibutuhkan.
Selain infrastruktur, pemerintah juga sedang menyiapkan klaster komputasi kuat yang bisa diakses oleh talenta digital, khususnya para pengembang. Untuk itu, Nezar menyebut, dibutuhkan sinergi dengan ekosistem riset dan pendanaan riset yang memadai.
“Riset itu menjadi penting sekali, karena itu dia terkait juga dengan nanti dana R&D yang disiapkan. Karena berdasarkan diskusi yang kita lakukan dan juga data yang kita dapat, memang data R&D harus kita tingkatkan,” jelasnya.
Nezar mengungkapkan, ada komitmen pemerintah untuk meningkatkan lokasi dana untuk riset dan pengembangan (R&D) menjadi 1% dari PDB. Langkah ini dinilai selaras dengan arah transformasi digital yang tertuang dalam berbagai dokumen nasional seperti Astacita Presiden Prabowo Subianto hingga visi Indonesia Emas 2045.

