Fadli Zon Sebut Hubungan Kebudayaan Indonesia dan Prancis Semakin Maju
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id -- Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan hasil kunjungan kerjanya ke Prancis belum lama ini dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI hari ini. Ia menyebut hubungan kebudayaan antara Indonesia dan Prancis semakin memperlihatkan hubungan positif.
"Baru saja saya juga baru kembali dari Paris, Prancis tadi kita menyaksikan hubungan kebudayaan dengan Prancis semakin maju," kata Fadli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (17/7/2025).
Fadli menyebut dalam sebuah pertemuan yang diinisiasi Kementerian Kebudayaan Prancis, pemerintah Prancis sangat ingin berkolaborasi dan bersinergi dengan Indonesia di semua lini kebudayaan. Pertemuan tersebut turut dihadiri berbagai stakeholder, mulai institusi, film, seni, musik, hingga fashion.
"Bagaimana (dari pertemuan tersebut) membuat hubungan yang semakin kuat antara Indonesia dan Prancis," ucapnya.
Tidak hanya itu, Pemerintah Prancis juga mengaku tertarik berkolaborasi dengan museum di Indonesia. Fadli menyambut baik lantaran Prancis dinilai memiliki institusi museum yang lebih solid ketimbang Indonesia.
"Mereka punya berbagai macam institusi yang sangat solid dan sangat kuat, lebih established ketimbang kita, kita perlu belajar dalam soal pembangunan institusi kebudayaan dari mereka dan ini juga bagian yang nanti akan kita upayakan termasuk prioritas dari kinerja kementerian kebudayaan," tuturnya.
Sebelumnya Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon melakukan Dialog Strategis Kebudayaan dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati. Pertemuan digelar untuk merealisasikan sejumlah kesepakatan bilateral yang terjalin saat kunjungan kenegaraan Rachida Dati ke Indonesia mendampingi Presiden Emmanuel Macron bulan Mei 2025 lalu ke Jakarta dan ke Candi Borobudur.
Sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) kerja sama budaya antara Indonesia dan Prancis, Kemenbud bersama mitra Prancis seperti CNC (Centre national du cinéma et de l'image animée) dan La Fémis (École Nationale Supérieure des Métiers de l'Image et du Son) menjajaki berbagai inisiatif strategis dalam rangka memperkuat jaringan produksi, transfer teknologi, dan pengembangan kapasitas di bidang film.
"Pertemuan ini merupakan diskusi lanjutan yang dimulai dari Festival Film Cannes bulan Mei lalu, yang diikuti dengan kunjungan Presiden Macron ke Indonesia serta diskusi-diskusi intensif dengan perwakilan negara Prancis di Indonesia. Diharapkan terjalin yang konkret sebagai tindak lanjut dari MoU yang telah ditandatangani oleh kedua negara" ujar Fadli Zon, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/7/2025).
Sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) kerja sama budaya antara Indonesia dan Prancis, Kemenbud bersama mitra Prancis seperti CNC (Centre national du cinéma et de l'image animée) dan La Fémis (École Nationale Supérieure des Métiers de l'Image et du Son) menjajaki berbagai inisiatif strategis dalam rangka memperkuat jaringan produksi, transfer teknologi, dan pengembangan kapasitas di bidang film.
"Pertemuan ini merupakan diskusi lanjutan yang dimulai dari Festival Film Cannes bulan Mei lalu, yang diikuti dengan kunjungan Presiden Macron ke Indonesia serta diskusi-diskusi intensif dengan perwakilan negara Prancis di Indonesia. Diharapkan terjalin yang konkret sebagai tindak lanjut dari MoU yang telah ditandatangani oleh kedua negara" ujar Fadli Zon, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/7/2025).

