Bagikan

100 Hari Pramono Anung: 5 Taman di Jakarta Buka 24 Jam 

JAKARTA, investortrust.id - Sejumlah gebrakan telah dilakukan Gubernur Jakarta Pramono Anung dalam 100 hari menjalankan tugas sebagai pemimpin Jakarta. Pramono mulai merealisasikan satu per satu janji kampanyenya saat Pilkada 2024. 

Salah satunya, membuka ruang terbuka hijau (RTH) selama 24 jam. Sejauh ini, terdapat lima taman di Jakarta yang telah dibuka selama 24 jam. 

Baca Juga

Pramono Anung Fokus Selesaikan Persoalan Sehari-hari Warga Jakarta

Kelima taman itu, yakni Taman Lapangan Banteng Jakarta Pusat, Taman Menteng Jakarta Pusat, Taman Langsat Jakarta Selatan, Taman Ayodya Jakarta Selatan, dan Taman Literasi MC Tiahahu Jakarta Selatan. Kelima taman ini dipilih sebagai tahap awal program taman dibuka 24 jam karena akses transportasinya mudah dijangkau oleh masyarakat. Selain itu juga sudah memiliki penerangan yang memadai sehingga kondisinya tidak gelap pada malam hari.

Dikutip dari jakarta.go.id, Jumat (23/5/2025), pembukaan taman selama 24 jam inj untuk memberikan akses lebih luas kepada warga Jakarta yang ingin menikmati fasilitas taman pada malam hari. Taman yang dibuka 24 jam dapat menjadi ruang sosial, tempat rekreasi dan aktivitas seni budaya, serta olahraga sampai dengan malam hari. Selain itu juga diharapkan bisa menjadi penggerak ekonomi yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Foto: Jakarta Smart City. 

Program taman 24 jam akan dilakukan secara bertahap oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) Pemprov DKI Jakarta beserta pihak terkait, sambil menyiapkan kelengkapan fasilitas taman seperti lampu penerangan, toilet, dan pos jaga. Penambahan petugas keamanan dan kamera pantau CCTV juga akan dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung taman.

Tak hanya itu, Pramono berencana menjadikan tiga taman di sekitar Blok M, yakni Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Leuser sebagai satu klaster. Ketiga taman dengan luas total 6,2 hektare itu nantinya akan menjadi beranda gedung ASEAN. 

"Jadi nanti taman saya akan gabungkan Ayodya, Langsat, sama Leuseur jadi satu. Luasnya jadi 6,2 hektare dan kita akan hubungkan. Naik turun memang, karena itu ada yang dibawah, ada yang naik. Akan kita buatkan itu tersambung dan ini menjadi berandanya gedung ASEAN," kata Pramono Anung dalam jamuan makan malam bersama pemimpin redaksi media massa di Jakarta, Jumat (22/5/2025). 

Baca Juga

Selesaikan Persoalan Parkir JIS, Pramono Anung Bakal Bangun Jembatan ke Ancol

Tak hanya menyambungkan, Pramono berencana mempercantik ketiga taman itu. Prabowo akan membangun sungai buatan. 

Pramono mengungkapkan alasannya menggabungkan dan menjadikan ketiga taman itu sebagai beranda gedung ASEAN. Pramono ingin Jakarta menjadi ibu kota ASEAN setelah nantinya tak lagi berstatus sebagai ibu kota Indonesia. 

Salah satu sudut Taman Ayodya di Jakarta Selatan. Foto: Wikipedia/Henri Aja. 

"Saya akan membuat supaya kalau nanti suatu hari sudah tidak menjadi ibu kota negara, seperti New York, maka ada ASEAN di sini," katanya. 

Sungai di tengah Taman Langsat di Jakarta Selatan. Taman ini sebelumnya menjadi pusat pembibitan tanaman DKI yang kemudian diubah menjadi taman. Foto: Jakarta Smart City. 
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024