Pemilu Indonesia Paling Rumit dan Tersingkat di Dunia
JAKARTA, investortrust.id - Indonesia akan melaksanakan pemilihan umum (pemilu) pada Rabu (14/02/2024). Para pengamat pemilu di dunia menyatakan pemilu di Indonesia paling rumit dan paling singkat.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari. Ia menjelaskan, hal ini tidak terlepas dari banyaknya jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 270 juta jiwa dan tersebar luas di berbagai wilayah Tanah Air.
“Dari berbagai macam catatan dan analisis para pengamat pemilu di dunia, pemilu Indonesia dinilai sebagai the most complicated election in the world. Karena apa? Setidak-tidaknya, sebagai konsekuensi dari pilihan sistem pemilu proporsional dengan daftar calon terbuka,” kata Hasyim Asyari dalam konferensi pers, Senin (12/02/2024).
Baca Juga
Jelang Pemilu 2024, MUI Ingatkan Fatwa Haram Melakukan Serangan Fajar
Terbesar Ketiga
Lebih lanjut Hasyim menyebutkan, dari segi populasi, pemilu di Indonesia termasuk pemilu terbesar ketiga di dunia setelah India dan Amerika Serikat. KPU, lanjut dia, mengorganisir 2.749 daerah pemilihan di seluruh penjuru Tanah Air.
“Itu termasuk daerah pemilihan pemilu presiden yang meliputi seluruh Indonesia, termasuk warga kita yang ada di luar negeri. Kemudian, ada 84 daerah pemilihan DPR, 38 daerah pemilihan DPD, serta DPRD provinsi dan kabupaten/kota yang totalnya 2.749 dapil,” papar Hasyim Asyari.
Baca Juga
Polda Metro Jaya Kerahkan 7.706 Aparat untuk Amankan TPS Pemilu 2024
2.749 Jenis Surat Suara
Sebagai konsekuensi dari hal tersebut, KPU harus mendesain 2.749 ragam atau jenis surat suara. Pasalnya, setiap dapil memiliki nama calon legislatif yang berbeda-beda.
Hasyim Asyari juga menyampaikan, pemilu di Indonesia disebut sebagai yang tersingkat di dunia. Ini diukur dari durasi waktu pemungutan suara. Pemungutan suara di dalam negeri dimulai dari pukul 07.00 pagi sampai jam 13.00 siang waktu setempat.
“Jadi durasi waktu 6 jam itu berdasarkan perbandingan dengan berbagai macam pelaksanaan pemilu di berbagai belahan dunia, itu dinilai paling singkat,” ujar dia.

