Pergerakan Mudik Lebaran 2025 Capai 154 Juta Orang, Lampaui Prediksi
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memaparkan, berdasarkan hasil realisasi MPD pada periode angkutan Lebaran 2025, terdapat pergerakan sebanyak 54,89% dari total jumlah penduduk Indonesia atau sebesar 154,62 juta orang.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebutkan, jumlah tersebut lebih tinggi dari prediksi. Sebelumnya, berdasarkan hasil survei potensi pergerakan nasional, diprediksi pergerakan selama libur Lebaran 2025 mencapai 52% dari total jumlah penduduk Indonesia atau sebesar 146,48 juta orang.
“Selain merayakan Idul Fitri, mayoritas masyarakat melakukan perjalanan saat libur Lebaran untuk mengunjungi keluarga dan berwisata,” kata Dudy dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR,” Rabu (23/4/2025).
Baca Juga
91,2% Pemudik Puas dengan Rekayasa Lalu Lintas di Periode Angkutan Lebaran 2025
Dudy mengungkapkan, angka pergerakan tersebut didapat berdasarkan data pergerakan harian total antar dan intra-provinsi menggunakan mobile positioning data pada tiga operator seluler, yaitu Telkomsel, Indosat, dan XL, selama masa angkutan Lebaran 2025 periode H-10 sampai dengan H+10.
“Diperoleh sebanyak 358.318.774 pergerakan dengan koefisien rata-rata ketiga operator seluler sebesar 2,32 dan total orang yang bergerak selama periode mudik adalah sebanyak 154.669.974 orang,” ujar dia.
Lebih lanjut dia menyampaikan, daerah asal pelaku perjalanan didominasi dari provinsi-provinsi di Pulau Jawa dengan total sebesar 60,73% atau sebanyak 93,9 juta orang, terutama dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
Baca Juga
Jumlah Pemudik Lebaran 2025 Turun 4,69%, Menhub: Bukan Penurunan Daya Beli
Sementara itu, daerah tujuan pelaku perjalanan didominasi dari provinsi di Pulau Jawa dengan total sebesar 65,79% atau sebesar 101,72 juta orang, utamanya di Jabodetabek, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
“Dapat kami sampaikan berdasarkan data penumpang angkutan umum pada sebaran titik pantau di 465 stasiun kereta api, 257 bandara, 264 pelabuan laut, 248 pelabuan penyeberangan dan jalan, diperoleh jumlah realisasi penumpang angkutan umum pada masa angkutan lebaran 2025 sebanyak 27,62 juta penumpang, mengalami peningkatan sebesar 11,68% dibandingkan 2024 sebanyak 24,73 juta penumpang,” ucap Dudy.

