Lalu Lintas Normal, Contraflow di Tol Jagorawi Arah Puncak Dihentikan
JAKARTA, investortrust.id - Rekayasa lalu lintas contraflow mulai dari KM 44+500 sampai dengan KM 46+500 Jalan Tol Jagorawi arah Puncak dihentikan sekitar pukul 11.35 WIB, Rabu (2/4/2025) atau H+1 Lebaran 2025. Penghentian contraflow yang dberlakukan sejak pukul 06.35 WIB ini dilakukan atas diskresi kepolisian setelah lalu lintas menuju Puncak berangsung normal.
"Atas diskresi kepolisian, contraflow mulai dari KM 44+500 sampai dengan KM 46+500 ruas Tol Jagorawi arah Puncak dihentikan pada pukul 11.35 WIB. Lalu lintas berangsur kembali normal," kata Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun dalam keterangan pers, Rabu (2/4/2025).
Baca Juga
Arus Lalin Arah Puncak Naik 50,47% pada Hari Kedua Lebaran 2025
Sebagai antisipasi kepadatan, saat ini akses keluar Gadog atau Puncak ditutup imbas diberlakukan lalu lintas satu arah atau one way di arteri Puncak arah Jakarta oleh kepolisian. Alvin mengimbau pengguna jalan yang ingin menuju kawasan puncak melalui Jalan Tol Jagorawi untuk mengantisipasi rute dan waktu perjalanannya untuk menghindari kepadatan akibat antrean kendaraan.
"Terus perbaharui informasi kepadatan dan rekayasa lalu lintas melalui media sosial dan website resmi Jasa Marga," katanya.
Dalam kesempatan ini, Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk dapat memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memulai perjalanan untuk menghindari kepadatan ketika bertransaksi di gerbang tol. Selalu patuhi rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan. Perbaharui informasi lalu lintas di jalan tol Jasa Marga Group melalui call center 24 jam Jasa Marga 14080 atau melalui aplikasi Travoy.
Baca Juga
Tol Jagorawi Arah Puncak Diberlakukan Sistem Contraflow Hari Ini
Diberitakan, contraflow diterapkan di Jalan Tol Jagorawi arah Puncak, Jawa Barat mulai KM 44+500 sampai dengan KM 46+500 atas diskresi kepolisian. penerapan contraflow di Tol Jagorawi ini untuk mengantisipasi volume lalu lintas ke arah Puncak pada masa libur Lebaran 2025.

