Arus Lalin Arah Puncak Naik 50,47% pada Hari Kedua Lebaran 2025
JAKARTA, investortrust.id - Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat peningkatan volume lalu lintas yang diprediksi sebagai lalu lintas silaturahmi dan wisata di ruas tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat pada Selasa (1/4/2025) atau hari kedua Lebaran 2025.
Tercatat peningkatan volume lalu lintas transaksi yang signifikan menuju arah Puncak, Kabupaten Bogor melalui Gerbang Tol (GT) Ciawi 1. Tercatat sebanyak 46.028 kendaraan melintasi GT Ciawi menuju arah Puncak pada hari kedua Lebaran 2025. Jumlah itu naik 50,47% dibandingkan volume lalu lintas transaksi normal yaitu 30.589 kendaraan.
"Sedangkan arah sebaliknya atau dari Puncak menuju Jakarta melalui GT Ciawi 2, tercatat sebanyak 39.251, naik 30.41% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 30.097," kata Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati dalam keterangannya, Rabu (2/4/2025).
Baca Juga
Tol Jagorawi Arah Puncak Diberlakukan Sistem Contraflow Hari Ini
Peningkatan signifikan juga tercatat di GT Cikunir 6 untuk lalu lintas menuju Jakarta melalui Jalan Tol MBZ. Sebanyak 12.639 kendaraan melintasi Tol MBZ atau naik 137,40% dibandingkan volume lalu lintas transaksi normal yaitu 5.324 kendaraan.
Sementara itu di wilayah Jawa Barat, terpantau mulai terjadi peningkatan volume lalu lintas menuju Bandung atau Rancaekek dan sekitarnya. Tercatat total sebanyak 83.010 kendaraan melintas atau meningkat sebanyak 34,91% dibanding volume lalu lintas transaksi normal, yaitu 61.530 kendaraan.
"Lalu lintas terdistribusi melalui dua gerbang tol, yakni GT Cileunyi dan GT Pasteur," katanya.
GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi
Terpantau peningkatan signifikan mulai terjadi di GT Cileunyi. Tercatat sebanyak 46.142 kendaraan melaju menuju wilayah Rancaekek, Garut, dan sekitarnya melalui GT Cileunyi. Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut naik 58,20% dari lalin normal yaitu sebanyak 29.167 kendaraan.
GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi
Sementara itu, volume lalu lintas transaksi yang menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat sebanyak 36.868 kendaraan atau meningkat sebesar 13,92% dibanding lalu lintas normal sebanyak 32.363 kendaraan dan volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (masuk) meninggalkan Kota Bandung menuju Jakarta tercatat 33.901 kendaraan atau naik sebesar 21,62% dari lalin normal sebanyak 27.875 kendaraan.
Untuk memastikan kenyamanan pengguna jalan selama perjalanan mudik, balik, dan silaturahmi, Jasa Marga telah menyiapkan beberapa titik rest area yang dapat dimanfaatkan pengguna jalan. Untuk ruas Tol Jagorawi arah ke Puncak, terdapat tiga rest area, yaitu di KM 10, KM 35, dan KM 45. Sedangkan arah sebaliknya atau arah Jakarta, terdapat di KM 38 dan KM 21.
Bagi pengguna jalan yang hendak menuju Bandung atau Rancaekek juga dapat memanfaatkan rest area di KM 72, KM 88, dan KM 147, sedangkan arah Jakarta terdapat di KM 149, KM 125, KM 97, KM 88, dan KM 72. Berbagai fasilitas dan layanan dapat dinikmati secara gratis seperti toilet, parkir, rumah ibadah. Pengguna jalan juga dapat membeli berbagai kebutuhan selama di perjalanan dan bekal untuk kampung halaman melalui berbagai tenant yang beragam, mulai dari makanan, buah tangan dan juga pakaian.
Baca Juga
Jasa Marga juga mengimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan.
Gunakan satu e-toll yang sama untuk pembayaran di jalan tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi serta Jalan Tol JORR II, satu e-toll untuk bertransaksi ketika tapping di gerbang tol masuk dan menggunakan e-toll yang sama juga untuk tapping di gerbang tol keluar.

