Kumpulkan Kabinet Merah Putih, Prabowo Sebut Dana Desa Bisa Capai Rp 7 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan seluruh anggota Kabinet Merah Putih untuk membicarakan rencana target periode 130 hari kerja. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menyampaikan, presiden sempat membahas dana desa yang mungkin mencapai Rp 7 miliar per desa.
“Kalau dulu Rp 1 miliar satu desa, sekarang satu desa itu bisa Rp 7 miliar, dana desa Rp 1 miliar dan MBG (makan bergizi gratis) Rp 6 miliar. Jadi betapa besar anggaran untuk desa sekarang,” ujar Bima usai menghadiri pertemuan tersebut di Istana Kepresidenan, Selasa (4/3/2025) malam.
Masih berkaitan dengan anggaran dimaksud, Prabowo menyampaikan rencana pemerintah untuk mendirikan 70.000 koperasi desa, sebagai tempat (outlet) untuk sembako, obat-obatan, serta membuka klinik.
Selain kemungkinan tersebut, Presiden Indonesia ke-8 ini juga menyampaikan beberapa arahan terkait pentingnya pendidikan untuk seluruh lapisan masyarakat. Caranya, pemerintah ingin membangun lebih banyak sekolah unggulan, kemudian memperbaiki fasilitas pendidikan sampai pelosok daerah, serta sarana prasarana belajar.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo mengingatkan para anggota kabinet untuk memotong rantai kemiskinan dengan menyekolahkan orang-orang tidak mampu di sekolah terbaik tadi.
“Jangan ragu terhadap program prioritas yang berjalan, kritikan itu wajar, kritikan membuat kita semakin cermat dan waspada. Tetapi kami semua sudah on the track,” tegas Bima.
Baca Juga
Dia pun mengaku bahwa presiden telah mengapresiasi kinerja Kabinet Merah Putih yang bisa bekerja sama. Kemudian Prabowo menyampaikan komitmen untuk memberantas korupsi dan mendorong agar koruptor bisa dihukum berat.
“Bahkan beliau menyatakan kegeramannya atas orang orang yg masih keterlaluan, sudah diperingatkan tetapi masih saja ada yang mencuri uang rakyat. Lebih baik ratusan triliun itu digunakan untuk makan bergizi untuk pendidikan kesehatan,” tutur Bima, menjelaskan imbauan presiden di acara tersebut.
Dia menilai, pertemuan yang berlangsung satu jam lebih itu merupakan cara presiden untuk mengukur kinerja Kabinet Merah Putih dan memetakan rencana dalam mencapai target yang belum tercapai. Dalam hal ini, Bima menuturkan bahwa presiden kerap menyemangati dan memotivasi menteri serta aparatur lain dengan kurun waktu yang cukup sering.
“Ini menurut kami konsolidasi tiada henti. Kalau dibilang ada pesan khusus, tidak juga tetapi ini cara beliau membangun kebersamaan, bahkan beliau berkeliling menyalami semua orang yang ada, setiap meja beliau datangi,” pungkasnya.

