Purnawirawan TNI, Artis Hingga Diplomat Senior Masuk Kepengurusan DPP Partai Gelora
JAKARTA, Investortrust.id -- Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia secara resmi melantik 526 pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Periode 2024-2029. Pelantikan digelar secara hybrid di Ballroom Hotel Grandkemang Jakarta Selatan, Sabtu (22/2/2025) sore.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelora Mahfuz Sidik mengatakan, dalam kepengurusan DPP Partai Gelora Periode 2024-2029 ini, ada 5 pimpinan Badan Pengurus Harian (BPH) Partai Gelora.
Mereka adalah Anis Matta selaku Ketua Umum, Fahri Hamzah selaku Wakil Ketua Umum, Mahfuz Sidik selaku Sekretaris Jenderal, Achmad Rilyadi selaku Bendahara Umum, serta Rofi Munawar sebagai Koordinartor Pelaksana Harian.
Dalam sambutannya, dalam kepengurusan DPP Partai Gelora Periode 2024-2029 ini, Mahfuz mengatakan sejumlah purnawirawan TNI, diplomat, artis, dan lain-lain bergabung ke Partai Gelora. Antara lain Laksda TNI (Pur) Dadang Irawan, Mayjen TNI Tomi Basari Natanegara dan Marsma TNI Eko Rislanto. Lalu, ada artis senior Renny Djajoesman (Renny Retno Yuskarini).
Kemudian ada mantan Duta Besar Laos Raden P. Pratito Soeharyo dan Diplomat Senior Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Ple Priatna, serta jurnalis senior Asep Setiawan.
"Saya tidak tahu, apakah ini anomali atau bukan? Ketika Partai Gelora pada Pemilu 2024 lalu, tidak lolos parliamentary threshold, sehingga tidak punya anggota di DPR RI. Banyak orang yang berpikir bahwa perjalanan Partai Gelora selesai," kata Mahfuz Sidik.
Mahfuz mengatakan yang terjadi justru sebaliknya. Masyarakat yang bergabung ke Partai Gelora semakin bertambah
"Tecermin dari susunan kepengurusan yang bertambah banyak dan semakin beragam," ujarnya.
Mahfuz mengatakan, kepengurusan di DPP Partai Gelora 2004-2029 terdiri atas berbagai usia, yakni Gen Z sebanyak 8,63%, milenial sebanyak 28,27%, Gen X sebesar 54, 56% dan Baby Boomer 8,63%. Sedangkan berdasarkan komposisi gender sebanyak 68, 75% laki-laki dan 31,25% perempuan.
"Perlu kami sampaikan bahwa setelah pelantikan ini jajaran DPP masih akan melengkapi jajaran kepengurusan sampai level departemen. Jadi ini masih belum tuntas," ujarnya. (C-14)

