Survei LSI: 81,4% Puas dengan Kinerja Prabowo
JAKARTA, Investortrust.id - Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis survei terbaru terkait 100 hari pemerintahan Prabowo Subianto. Hasilnya, 18,8% menyatakan sangat puas dan 62,6% lainnya menyatakan cukup puas dengan kinerja 100 hari pemerintahan Prabowo Subianto.
"Sebanyak 81,4% menyatakan sangat puas atau cukup puas terhadap kinerja presiden," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan saat merilis hasil survei secara daring, Rabu (5/2/2025)
Baca Juga
Survei LSI: 79,4% Pemilih PDIP Puas dengan Kinerja 100 Hari Prabowo
Hanya 14,9% yang menyatakan kurang puas dan 0,6% yang menyatakan tidak puas sama sekali. Kemudian 3,1% menyatakan tidak tidak tahu/tidak jawab.
Djayadi mengatakan, tingkat kepuasan terhadap Presiden Prabowo Subianto lebih tinggi dibandingkan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) pad periode 100 hari pertamanya. Pada Maret 2005, tingkat kepuasan SBY 100 hari pertamanya berada di 65%, sedangan kepuasan Jokowi pada Januari 2015 hanya 50%.
Menurut dia, rendahnya angka kepuasan SBY dan Jokowi dibandingkan Prabowo dipengaruhi angka inflasi. Pada Maret 2005, tingkat inflasi mencapai 8,81%. Sementara pada Januari 2015 inflasi menembus 6,25%. Sedangkan inflasi saat ini berada di 2,6%. "Kalau inflasi tinggi, artinya ekonomi buruk atau tidak stabil, maka tingkat kepuasaan rendah, tetapi kalau inflasi rendah tingkat kepuasan tinggi," ucapnya.
Baca Juga
PKS Apresiasi Langkah Cepat Prabowo Atasi Persoalan LPG 3 Kg
Djayadi mengatakan, tingkat kepuasan terhadap kinerja Prabowo hampir merata di semua kategori demografis, yang meliputi gender, desa/kota, usia, etnis, agama & ormas Islam, pendidikan, pendapatan, dan pekerjaan. Dari segi wilayah, Jakarta menjadi daerah dengan tingkat kepuasan terhadap Prabowo terendah dibanding daerah lain. "Hanya 53,1% orang Jakarta menyatakan puas dengan kinerja presiden, kemudian ada yang di bawah 70% masyarakat di Kalimantan," tuturnya.
Survei dilakukan pada 20-28 Januari 2025 yang diikuti 1.220 responden secara acak (multistage random sampling). Survei dilakukan dengan metode wawancara tatap muka dengan margin of error 2,9% dan tingkat kepercayaan 95%. (C-14)

