54 RT dan 23 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir
JAKARTA, investortrust.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta menyebut banjir melanda 54 RT dan 23 ruas jalan yang diakibatkan hujan lebat pada Rabu (29/1/2025) dini hari.
"Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa wilayah mengakibatkan kenaikan air sejumlah pos pantau," kata Kepala Pelaksana BPBD Isnawa Adji dikutip dari Antara.
Baca Juga
Hujan dan Angin Kencang Landa Jakarta, 7 Pohon Tumbang dan 2 Jalan Tergenang Banjir
Dikatakan, data terakhir yaitu Rabu pukul 03.00 WIB terdapat 54 RT dan 23 ruas jalan di wilayah DKI Jakarta yang terendam banjir. Ia mengatakan untuk ketinggian banjir rata-rata mulai dari 30 hingga 100 centimeter.
Beberapa RT dan ruas jalan di wilayah DKI Jakarta yang terdampak banjir, di antaranya 29 RT di Jakarta Barat. Puluhan RT itu terdiri dari Kelurahan Cengkareng Barat sebanyak dua RT, Kedaung Kali Angke 11 RT, Rawa Buaya empat RT, Jelambar Baru dua RT, Kalideres dua RT, Pegadungan satu RT, Tegal Alur lima RT, Duri Kepa satu RT, dan Kelurahan Joglo satu RT.
Kemudian, di Jakarta Pusat terdapat satu RT yang berada di Kelurahan Kebon Kosong yang terendam banjir. Jakarta Selatan terdapat empat RT yang berada di Kelurahan Pejaten Timur.
Jakarta Timur terdapat di 20 RT yang terdiri atas, Kelurahan Cakung Timur satu RT, Rawa Terate satu RT, Bidara Cina tiga RT, Cawang 14 RT, dan Kelurahan Cililitan satu RT.
Baca Juga
BNPB: Banjir Lahar dan Tanah Longsor jadi Bencana Paling Banyak Makan Korban Selama 2024
Sementara untuk 23 ruas jalan yang terendam banjir, yaitu:
- Jalan Mangga, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara dengan ketinggian 30 cm,
- Jalan Mangga Ujung, Kel. Tugu Utara, Kec. Koja, Jakarta Utara, dengan ketinggian 15 cm,
- Jalan Komp. Uka, Kel. Tugu Utara, Kec. Koja, Jakarta Utara, dengan ketinggian 15 cm,
- Jalan Bhayangkara, Kel. Tugu Utara, Kec. Koja, Jakarta Utara, dengan ketinggian 15 cm,
- Jalan Camar, Kel. Tugu Utara, Kec. Koja, Jakarta Utara, dengan ketinggian 10 cm,
- Jalan Pluit Dalam, Kel. Penjaringan, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara, dengan ketinggian 25 cm,
- Jalan Kramat Jaya Raya, Kel. Tugu Utara, Kec. Koja, Jakarta Utara, dengan ketinggian 15 cm,
- Jalan Boulevard Utara, Kel. Kelapa Gading Timur, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara, dengan ketinggian 10 cm,
- Jalan Pegangsaan Dua (Greenhill), Kel. Pegangsaan Dua, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara, dengan ketinggian 30 cm,
- Jalan Kelapa Hybrida Raya, Kel. Pegangsaan Dua, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara, dengan ketinggian 40 cm,
- Jalan Boulevard Barat Raya, Kel. Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara, dengan ketinggian 20 cm,
- Jalan Kalibaru Barat 1, Kel. Kali Baru, Kec. Cilincing, Jakarta Utara, dengan ketinggian 20 cm,
- Jalan R.E. Martadinata (samping rel Terminal Tanjung Priok), Kel. Tanjung Priok, Kec. Tanjung Priok, Jakarta Utara, dengan ketinggian 20 cm,
- Jalan Raya Sulawesi, Kel. Tanjung Priok, Kec. Tanjung Priok, Jakarta Utara, dengan ketinggian 10 cm,
- Jalan Boulevard Raya, Kel. Kelapa Gading Timur, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara, dengan ketinggian 25 cm,
- Jalan Muara Baru (Depan Pluit Selatan View), Kel. Penjaringan, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara, dengan ketinggian 30 cm,
- Jalan Pelabuhan Nizam Zachman, Kel. Penjaringan, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara, dengan ketinggian 20 cm,
- Jalan Kelapa Nias Raya, Kel. Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara, dengan ketinggian 25 cm,
- Jalan Kamal Raya, Kel. Cengkareng Barat, Kec. Cengkareng, Jakarta Barat, dengan ketinggian 25 cm,
- Jalan Perumahan Green Garden, Kel. Kedoya Utara, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dengan ketinggian 20 cm,
- Jalan Strategi Raya, Kel. Joglo, Kec. Kembangan, Jakarta Barat, dengan ketinggian 30 cm,
- Jalan Perumahan Green Garden RW 04 (McDonalds), Kel. Kedoya Utara, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat dengan ketinggian 30 cm, dan
- Jalan K.H. Hasyim Ashari, Kel. Cideng, Kec. Gambir, Jakarta Pusat, dengan ketinggian 30 cm.
Isnawa menambahkan BPBD DKI Jakarta berupaya menanggulangi banjir dengan mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan.

