Respons Kepala BPOM soal Kasus Puluhan Siswa Keracunan Makan Bergizi Gratis
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar irit bicara ketika ditanya terkait pengawasan makanan pada program makan bergizi gratis (MBG). Diketahui, terdapat puluhan siswa di Sukoharjo yang mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan itu.
Taruna hanya menyebutkan BPOM telah kerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) melalui nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) untuk membuat langkah-langkah strategis dalam hal pengetatan pengawasan keamanan makanan pada MBG.
Baca Juga
Wamen BUMN Minta Pertamina Jaga Suplai Energi untuk Program Makan Bergizi Gratis
“Kita sudah buat MoU kemarin sama BGN,” jawab Taruna saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (24/1/2025).
Melalui nota kesepahaman ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan BPOM untuk melakukan pengawasan keamanan pangan MBG. Dengan demikian, nantinya pengawalan MBG akan dilakukan oleh unit pelaksana teknis (UPT) BPOM di daerah.
Untuk mendukung sistem penyediaan MBG berjalan dengan baik, kedua pihak juga akan mengupayakan peningkatan kompetensi dan kapasitas sumber daya manusia yang berperan dalam penyediaan pangan. BPOM dan BGN juga akan melakukan pendampingan dan pembinaan bagi satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
Dengan adanya nota kesepahaman ini, diharapkan dapat menjadi titik awal bagi BPOM dan BGN untuk menyusun langkah-langkah strategis bersama dalam pengawalan keamanan pangan program MBG. Langkah strategis yang perlu ditindaklanjuti dalam waktu dekat adalah yang berkaitan dengan skema tambahan anggaran untuk melaksanakan pengawalan MBG tersebut.
“Nota kesepahaman ini akan menjadi pedoman bagi BPOM dan BGN dalam menyusun langkah-langkah strategis untuk mengawal keamanan pangan pada MBG. Kami juga mengharapkan dukungan dari seluruh pihak, termasuk masyarakat dan media, untuk ikut aktif mengawal keberlangsungan program ini,“ terang Taruna belum lama ini.
Sebelumnya, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi juga telah meminta Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengevaluasi sekaligus memperketat standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap proses penyajian makan bergizi gratis (MBG).
Baca Juga
Menu Makan Bergizi Gratis Jadi Sorotan, Ini Anggaran Asli per Porsi dari Pemerintah
Hal ini disampaikan Hasan Nasbi menanggapi adanya 40 siswa SDN Dukuh 03 Sukoharjo, Jawa Tengah yang mengalami mual dan muntah setelah menyantap ayam yang dimarinasi dalam penyajian makan bergizi gratis.
"Kejadian semacam ini akan menjadi evaluasi yang amat penting bagi BGN untuk memperketat pelaksanaan SOP dalam setiap rantai proses penyiapan MBG. Sehingga kualitas dan kehigienisan makanan bisa terjamin," kata Hasan Nasbi dalam keterangannya Jumat (17/1/2025).

