Anak Sekolah Sambut Gembira Prabowo di Sumedang: Biasa Cuma Lihat di TV
SUMEDANG, investortrust.id - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Sumedang, Jawa Barat, Senin (20/1/2025) disambut antusias warga, termasuk anak-anak sekolah dari tingkat SD hingga SMA. Prabowo diketahui kunjungan kerja ke Sumedang untuk meresmikan 37 proyek listrik nasional di 18 provinsi yang dipusatkan di PLTA Jatigede.
Prabowo yang tiba sekitar pukul 10.48 WIB disambut warga dengan gembira. Mereka berlari dan mendekat ke arah Prabowo.
“Pak Prabowo, Pak Prabowo!” seru warga memanggil Prabowo.
Baca Juga
80,9% Masyarakat Puas dengan 100 Hari Pemerintahan Prabowo, Erick Thohir: Jadi Tambahan Semangat
Prabowo yang mengenakan seragam safari cokelat, bertopi biru tua, dan berkacamata hitam itu lalu menyapa warga. Prabowo juga menyempatkan menyalami anak-anak sekolah yang dengan tertib antre menanti kedatangannya.
“Ini dari SDN Pamoyanan, SDN Cimukti, SDN Cihideng, SDN Parakankondang, SDN Cijinjing 2. Tunggunya dari jam 07.30 WIB,” ujar salah seorang guru bernama Atin Fatimah yang mendampingi anak-anak sekolah itu.
Meski harus menunggu, para pelajar tetap bersemangat saat Prabowo tiba. Mereka menyapa dan berjabat tangan langsung dengan Prabowo.
“Seneng banget. Karena ya kan baru pertama kali ketemu juga biasanya kan cuma di TV, jadi sekarang kayak seneng banget. Sempat berjabat tangan,” tutur Caca, siswi kelas 6 SD Pamoyanan.
Para pelajar berharap Prabowo dapat kembali berkunjung ke Sumedang agar mereka dapat bertemu dan berjabat tangan lagi.
“Senang, baru pertama kali (bertemu Prabowo), bahagia, harapannya Pak Presiden bisa balik lagi ke sini, untuk bertemu lagi,” kata seorang siswi kelas 5 SD Pamoyanan bernama Ririn.
Prabowo diketahui meresmikan 37 proyek strategis ketenagalistrikan nasional yang mencakup 26 pembangkit listrik dengan kapasitas total 3,2 gigawatt, serta 11 jaringan transmisi dan gardu induk di 18 provinsi. Peresmian dipusatkan di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dan terhubung secara virtual ke lokasi lainnya, Senin (20/1/2025).
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyatakan kebanggaannya atas pencapaian besar ini. Kepala Negara juga mengapresiasi kerja keras dan kerja sama seluruh pihak yang telah mewujudkan proyek energi yang disebutnya terbesar di dunia.
"Mungkin perlu diverifikasi ini proyek energi terbesar di dunia mungkin yang kita resmikan 3,2 gigawatt sekaligus. Tentu saja ini adalah hasil karya seluruh bangsa Indonesia, hasil kerja keras putra-putri bangsa dari semua instansi, semua institusi dan lembaga," ujar Presiden Prabowo.
Selain pembangkit listrik, proyek ini juga mencakup pembangunan jaringan transmisi sepanjang 739,71 kilometer sirkit (kms) dan gardu induk berkapasitas 1.740 megavolt ampere (MVA). Presiden menegaskan infrastruktur ini menjadi landasan penting untuk mendukung transformasi ekonomi menuju negara industri.
"Kita ingin menjadi negara modern, negara maju, kita ingin meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia, kita ingin menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Untuk itu, energi sangat vital, kita punya sumber alam yang cukup besar dan kita sekarang punya kemampuan untuk melakukan transformasi ini," ungkap Presiden.
Baca Juga
Pesan Natal Bos BNI: Dengan Bimbingan Tuhan, BUMN Dukung Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Kepala Negara juga menargetkan kemandirian energi dalam lima tahun ke depan, termasuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM). Prabowo optimistis Indonesia tidak hanya akan menjadi negara mandiri, tetapi juga menjadi salah satu pemain utama dalam transformasi energi global.
"Memang kita harus swasembada energi dan sasaran kita, kita akan 100% swasembada energi. Saya percaya dalam waktu yang tidak lama kita tidak akan impor BBM (bahan bakar minyak) lagi dari luar. Saya punya keyakinan dalam 5 tahun kita tidak akan impor BBM lagi," ucap Presiden.

