Maruarar Sirait: Tuhan Begitu Baik kepada Kami
JAKARTA, Investortrust.id - Di tengah kesibukan menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, pengusaha Maruarar Sirait tak lupa mengucap syukur kepada Tuhan di hari istimewanya. Sudah menjadi keyakinannya sejak kecil bahwa semua yang ia peroleh adalah sepenuhnya dari Tuhan. Hari ulang tahun adalah salah satu moment yang tepat untuk mengucap syukur.
“Tuhan begitu baik kepada kami,” katanya.
Di rumah kediamannya yang asri di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/12/2023) malam, putra politisi PDIP almarhum Sabam Sirait itu merayakan HUT ke-54 bersama belasan rekannya.
“Terima kasih, bapak dan ibu sudah berkenan hadir di acara ulang tahun saya. Yang hadir malam ini, adalah orang yang sangat dekat dalam hidup saya. Ada yang memang teman saya dan juga teman ayah saya selanjutnya menjadi teman saya juga,” kata pengusaha berdarah politisi yang biasa disapa Bung Ara.
Baca Juga
Wapres: Rayakan Natal dan Sambut Tahun Baru 2024 dengan Keharmonisan dan Persatuan
Salah satu tamu yang disebut Bung Ara adalah Pendeta Gomar Gultom, Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) periode 2019-2024, yang malam itu memimpin doa ulang tahun yang menyentuh hati.
“Untuk orang yang gampang emosional seperti saya, kehadiran pendeta penting untuk mengingatkan dan mendoakan,” ujar Bung Ara yang mengaku percaya pada kekuatan doa.
Tamu penting yang memenuhi undangan Bung Ara malam itu adalah Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Menteri BUMN Erick Thohir, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Investasi dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) Barita Simanjuntak, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Ketua MPR Bambang Soesatyo, mantan Wakil Menteri BUMN dan Dubes RI untuk AS Rosan Roeslani, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Danjen Kopassus Mayjen TNI Deddy Suryadi.
Dari kalangan pelaku bisnis hadir pendiri PT Tunas Ridean Tbk Anton Setaiwan, CEO PT Adaro Energy Tbk Garibaldi (Boy) Thohir, Chairman PT Pulau Intan Pui Sudarto, dan Presdir PT Freeport Indonesia Tony Wenas.
“Ada teman lama ayah saya yang hingga kini tetap memilki hubungan baik dengan kami,” kata Bung Ara sambil menunjuk mantan Bupati Tapanuli dan Sekda Provinsi Sumatera Utara.
Beberapa tamu penting berhalangan hadir, di antarnyaa Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Chairman CT Corp Chairul Tanjung. Para tamu yang datang menunjukkan luasnya pergaulan Bung Ara.
“Salah satu pesan almarhum ayah saya adalah jangan pernah melupakan sahabat," katanya.
Ketua PGI didampingi Sekretaris Umum PGI Jacky Manuputy.
“Pada tahun pemilu, PGI banyak sekali mendapat tamu dari para politisi,” ungkap Bung Ara disambut tawa hadirin.
Ikut hadir malam itu adalah Edwin, seorang pebisnis yang sudah berteman dengan Bung Ara lebih dari 20 tahun. Para tamu mengapresiasi Bung Ara, khususnya dalam menjaga persahabatan dan tali silaturahim.
“Dalam hidup, kita mungkin punya banyak teman, tapi sedikit sahabat. Sahabat adalah mereka yang ingat kita dalam suka dan juga dalam duka,” ujar Erick Thohir.
Malam itu, Bung Ara mendapatkan kado istimewa dari Dolorosa Sinaga, pematung nasional, berupa patung salib. Patung itu khusus dibuat untuk Bung Ara berkenaan dengan hari ulang tahunnya.
Didampingi istrinya, Shinta Triastuti, dan dua buah cinta mereka, Joshua dan Amaris, saat memotong kue ulang tahun, Bung Ara mengungkapkan rasa syukurnya kepada Tuhan yang sudah membimbing hidupnya. Ia memiliki keluarga yang menyayangi dan mendukung kariernya. Sudah banyak berkat yang ia terima dari Tuhan.
“Tuhan begitu baik kepada kami, kepada kami sekeluarga,” ujar Bung Ara.
Baca Juga
Presiden Jokowi: Selamat Rayakan Natal dalam Sukacita untuk Umat Kristiani
Tak lupa Bung Ara berterima kasih kepada almarhum Ayahnya, Bapak Sabam Sirait. Menurut Bung Ara, kariernya sangat terbantu oleh para sahabat ayahnya. Dia berharap agar dirinya bisa melakukan yang sama dengan ayahnya agar anak-anaknya kelak mendapatkan manfaat.
Saat dimintakan pesan oleh Rossa, penyanyi yang malam itu berperan ganda sebagian MC, sang istri hanya mengatakan singkat, “Semoga Pak Maruarar tetap menjadi orang yang takut akan Tuhan, bapak keluarga yang menyayangi kami, dan warga yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.”
Menghadapi pemilu yang bakal digelar 14 Februari 2024, Bung Ara berharap semua berjalan normal.
“Kita berdua, kiranya Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, mudah-mudahan, semua proses politik berjalan aman dan ekonomi-bisnis terus bertumbuh,” tukas pengusaha yang juga politisi ini.
Dalam bincang singkat dengan Investortrust.id, Bung Ara mengatakan, dirinya adalah kader PDIP dan posisi itu belum berubah. Selama ini, ia aktif bekerja sebagai pengusaha seraya mengikuti dengan seksama perkembangan politik. Dalam lima tahun terakhir, setelah tak lagi di Senayan, ia menghabiskan sebagian besar waktunya untuk berbisnis. Selama 15 tahun, 2004-2019, Bung Ara menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jabar IX, wilayah yang mencakup Kabupaten Subang, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Majalengka.
“Mayoritas pemilih di Dapil ini beragama Islam, tetapi, saya yang beragama Kristen bisa tiga kali terpilih. Selama 15 tahun saya menemukan umat Islam yang sangat baik,” ujar Bung Ara sambil menyebut Rossa, penyanyi yang berasal asal Sumedang yang sudah lama ia kenal.
Baca Juga
Pesan Natal 2023 PGI dan KWI: Tolak Politik Kekuasaan yang Halalkan Segala Cara
Dalam tiga periode di DPR, Bung Ara sudah menampilkan diri sebagai anggota dewan yang mampu membawa aspirasi rakyat, piawai dalam mengartikulasikan aspirasi rakyat, dan gigih memperjuangkan kepentingan rakyat. Salah satu rekam jejak Bung Ara yang diingat publik adalah keberaniannya dalam membongkar Kasus Bank Century di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Bung Ara dikenal sosok yang dekat dengan rakyat. Taruna Merah-Putih di bawah Bunga Ara sebagai ketua DPP, 2015-2023, cukup menonjol. Setiap acara PDIP, Taruna Merah-Putih selalu berada di garda depan. Ia pernah empat kali memimpin Piala Presiden, sebuah turnamen sepak bola nasional, sebagai ketua steering committee dan sukses.
Acara syukuran ulang tahun malam itu cukup berkesan. Bukan hanya karena kehadiran dua penyanyi nasional, Rossa dan Edo Kondologit, tetapi sejumlah pejabat yang menyumbangkan lagu untuk Bung Ara. Kapolri menggebrak dengan lagu Ku Tak Bisa karya Slank. Jaksa Agung mendendangkan lagu Mesin Waktu dari Budi Doremi. Danjen Kopasus menyanyikan lagu Munajat Cinta karya Ahmad Dhani. Ketua MPR memilih lagu My Way Frank Sinarta. Menteri Investasi menyanyikan sejumlah lagu, antara lain, lagu Hari Kiamat dari Black Brothers. Sekretaris Umum PGI Jacky Manuputy menyanyikan lagu My Way. Sedang Tony Wenas menyanyikan sejumlah lagu Queen, antara lain Love of My Life.

