Pramono Anung Janji Tak Bawa Orang Dekat untuk Jadi Pejabat Pemprov Jakarta
JAKARTA, investortrust.id - Gubernur terpilih Jakarta Pramono Anung berjanji dirinya bersama wakil gubernur (wagub) terpilih Rano Karno akan mewujudkan pemerintahan yang transparan.
Selain itu, Pramono juga berjanji tidak akan menggunakan kekuasaan yang dimiliki untuk melakukan titip jabatan atau membawa orang dekatnya menjadi pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta.
Baca Juga
Sah! KPU Tetapkan Pramono Anung-Rano Karno Jadi Gubernur dan Wagub Terpilih Jakarta
Sederet janji itu disampaikan Pramono dalam pidato politik perdananya seusai ditetapkan KPU sebagai gubernur terpilih Jakarta di Hotel Pullman Jakarta, Kamis (9/1/2025).
"Tidak perlu khawatir, saya tidak akan membawa satu ASN pun dari mana pun," kata Pramono.
Pramono yakin dengan kinerja ASN Pemprov Jakarta.
"Karena saya percaya ASN yang ada di Jakarta pasti bisa bekerja dengan baik," ungkapnya.
Mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) itu mengatakan, akan berkolaborasi bersama DPRD untuk mewujudkan pemerintahan di Jakarta yang lebih baik. Termasuk bersama seluruh fraksi di DPRD Jakarta.
"Ke depan, kerja sama yang baik itulah yang akan menentukan wajah Jakarta sebagai kota global nomor 74 dari 156 bisa naik kelas," ujarnya.
Diketahui, KPU Jakarta menetapkan Pramono Anung dan Rano Karno sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih Jakarta melalui rapat pleno terbuka.
"Menetapkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Daerah Khusus Jakarta nomor urut tiga Saudara Dr. Ir Pramono Anung Wibowo, MM dan Saudara H Rano Karno, S.IP," kata Ketua KPU DKJ Wahyu Dinata saat memimpin rapat pleno terbuka di Hotel Pullman Jakarta, Kamis (9/1/2025).
Baca Juga
Ridwan Kamil Dipastikan Tak Hadiri Penetapan Pramono Anung Jadi Gubernur Jakarta
Wahyu membeberkan Pramono-Rano memperoleh suara sebanyak 2.183.239 atau 50,07% dari total suara sah. Dengan perolehan tersebut Pramono-Rano menjadi pemenang pilkada Jakarta hanya dalam satu putaran.

